Lestarikan Upacara Tradisi di Bantul, Siswa MTsN 7 Bantul Garap Proyek Infografis Digital
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Upaya pelestarian kearifan lokal terus digalakkan di lingkungan pendidikan melalui integrasi teknologi. Pada Kamis (5/2), siswa kelas VIII E MTsN 7 Bantul melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa dengan model Project Based Learning (PjBL) yang berfokus pada materi Upacara Tradisi. Langkah inovatif ini diambil untuk menjembatani kesenjangan antara generasi muda dengan nilai-nilai luhur budaya Jawa yang ada di wilayah Kabupaten Bantul melalui media visual yang modern.
Di bawah bimbingan guru mata pelajaran Bahasa Jawa,
Yaniasti Putri Prabandari, para siswa ditantang untuk menyusun proyek kreatif
berupa infografis digital menggunakan aplikasi Canva. Setiap kelompok secara
mendalam mengupas beragam prosesi adat khas Bantul, mulai dari filosofi Upacara
Adat Rebo Pungkasan hingga ritual Labuhan. Penggunaan aplikasi desain ini
bertujuan agar siswa mampu mengemas informasi sejarah dan tata cara upacara
tradisi yang kompleks menjadi sajian visual yang informatif, estetis, dan mudah
dipahami oleh masyarakat luas.
Yaniasti Putri Prabandari menuturkan bahwa pemilihan model PjBL ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam memahami materi secara kontekstual. Dengan menyusun proyek secara mandiri, siswa tidak hanya belajar tata bahasa dan budaya Jawa, tetapi juga melatih keterampilan literasi digital dan kerja sama tim. Diharapkan, hasil karya infografis yang dihasilkan tidak hanya menjadi tugas akademik semata, namun juga menjadi sarana promosi budaya digital yang dapat memperkuat jati diri siswa sebagai generasi penerus yang bangga akan warisan leluhurnya di tengah arus modernisasi.(putri)



Tidak ada komentar
Posting Komentar