IFP Dukung Program Keputrian, Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul Semakin Inovatif
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran terus dikembangkan di MTs Negeri 7 Bantul. Tidak hanya digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, kini IFP juga dimanfaatkan sebagai sarana penunjang kegiatan keagamaan di perpustakaan madrasah.
Selasa (24/02) siang, siswi MTs Negeri 7 Bantul yang
berhalangan melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah berkumpul di ruang
Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul. Seperti biasa, mereka mengikuti program
keputrian dengan membaca Asmaul Husna bersama. Namun, suasana kali ini terasa
berbeda karena pembacaan Asmaul Husna ditampilkan melalui layar IFP sehingga
lebih interaktif dan mudah diikuti.
Dengan tampilan visual yang jelas dan audio yang
terarah, siswi dapat membaca dan melafalkan Asmaul Husna secara serempak dengan
lebih tertib dan khusyuk. Kegiatan ini dibimbing oleh Bulan Suci Indah Purnama
Sasi, Guru Pendidikan Pancasila, yang memandu jalannya pembacaan dan doa
bersama.
Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian,
menyampaikan bahwa kehadiran IFP semakin memperkuat peran perpustakaan sebagai
pusat literasi sekaligus pusat kegiatan siswa.
“Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul atau Ma7uba Lib kini semakin berkembang, terlebih dengan adanya IFP. Tidak hanya berfungsi untuk pembelajaran, IFP juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan di perpustakaan, termasuk program keputrian seperti saat ini,” ungkapnya.
Pemanfaatan teknologi di Ma7uba Lib ini menjadi salah satu wujud transformasi layanan perpustakaan menuju perpustakaan berbasis digital. Melalui integrasi teknologi dan kegiatan keagamaan, MTs Negeri 7 Bantul terus berupaya menghadirkan suasana belajar yang adaptif, religius, dan inovatif bagi seluruh peserta didik.(riza)

.jpeg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar