Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kegiatan Kokurikuler Kolaborasi Seni Budaya dan Fikih Kelas VIII MTsN 7 Bantul Angkat Tema Beribadah

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — MTsN 7 Bantul melaksanakan kegiatan kokurikuler kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk peserta didik kelas VIII pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mata pelajaran Seni Budaya dan Fikih dengan mengusung tema kokurikuler “Beribadah” serta topik Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu pengetahuan, dan cinta kepada lingkungan.



    Kegiatan kokurikuler ini dilaksanakan selama dua pekan pada bulan Februari dengan total alokasi waktu 4 jam pelajaran, yakni masing-masing pekan 2 jam pada jam kokurikuler mata pelajaran Seni Budaya dan Fikih. Rangkaian kegiatan meliputi penjelasan materi, pembentukan kelompok, hingga pembuatan karya miniatur masjid sebagai produk pembelajaran.

    Melalui kegiatan ini, madrasah bertujuan untuk menumbuhkan cinta kepada Allah melalui pemahaman dan penghayatan makna ibadah yang diwujudkan dalam karya seni. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas peserta didik melalui proses merancang dan membuat miniatur masjid dengan berbagai bahan sederhana.

    Peserta didik dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari empat orang untuk melatih kolaborasi dan komunikasi dalam bekerja sama, berbagi peran, serta menyampaikan ide dan gagasan selama proses berkarya. Dalam setiap kelompok, peserta didik didorong untuk aktif berdiskusi dan mengambil keputusan bersama.

    Sebagai bagian dari pembelajaran yang kontekstual, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan cinta kepada ilmu pengetahuan melalui integrasi materi Seni Budaya dan Fikih serta pemanfaatan literasi digital. Setiap kelompok diperbolehkan menggunakan dua unit handphone untuk mencari inspirasi dan tutorial pembuatan miniatur melalui platform digital seperti YouTube secara bijak dan terarah.

    Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu tujuan penting dalam kegiatan ini. Oleh karena itu, peserta didik diarahkan untuk memanfaatkan barang bekas seperti kardus dan tutup botol sebagai bahan utama karya, yang kemudian dapat dipadukan dengan bahan lain seperti stik es krim dan tusuk sate. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan melalui praktik langsung.

    Fokus dimensi profil kelulusan yang dikembangkan dalam kegiatan kokurikuler ini meliputi kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, utuh, dan relevan dengan kehidupan nyata.

    Fasilitator kegiatan dari mata pelajaran Seni Budaya, Apriliya Nur Muti’ah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya menekankan hasil karya, tetapi juga nilai-nilai yang menyertainya.

    “Melalui kegiatan kokurikuler ini, peserta didik belajar bahwa ibadah tidak hanya dimaknai secara ritual, tetapi juga diwujudkan melalui sikap kreatif, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Proses berkarya menjadi media untuk menanamkan cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu pengetahuan, dan cinta kepada lingkungan secara nyata,” ungkapnya.

    Dengan terlaksananya kegiatan kokurikuler kolaborasi lintas disiplin ilmu ini, MTsN 7 Bantul berharap peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai Panca Cinta dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki pengalaman belajar kokurikuler yang menyenangkan, bermakna, dan selaras dengan profil kelulusan madrasah.(muti_Art)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728