Kegiatan Kokurikuler Kolaborasi Seni Budaya dan Fikih Kelas VIII MTsN 7 Bantul Angkat Tema Beribadah
Bantul (MTsN 7 Bantul) — MTsN 7 Bantul melaksanakan kegiatan kokurikuler kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk peserta didik kelas VIII pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mata pelajaran Seni Budaya dan Fikih dengan mengusung tema kokurikuler “Beribadah” serta topik Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu pengetahuan, dan cinta kepada lingkungan.
Kegiatan
kokurikuler ini dilaksanakan selama dua pekan pada bulan Februari dengan total
alokasi waktu 4 jam pelajaran, yakni masing-masing pekan 2 jam pada jam
kokurikuler mata pelajaran Seni Budaya dan Fikih. Rangkaian kegiatan meliputi
penjelasan materi, pembentukan kelompok, hingga pembuatan karya miniatur masjid
sebagai produk pembelajaran.
Melalui
kegiatan ini, madrasah bertujuan untuk menumbuhkan cinta kepada Allah melalui
pemahaman dan penghayatan makna ibadah yang diwujudkan dalam karya seni. Selain
itu, kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan kreativitas peserta didik
melalui proses merancang dan membuat miniatur masjid dengan berbagai bahan
sederhana.
Peserta
didik dibagi ke dalam kelompok yang terdiri dari empat orang untuk melatih
kolaborasi dan komunikasi dalam bekerja sama, berbagi peran, serta menyampaikan
ide dan gagasan selama proses berkarya. Dalam setiap kelompok, peserta didik
didorong untuk aktif berdiskusi dan mengambil keputusan bersama.
Sebagai
bagian dari pembelajaran yang kontekstual, kegiatan ini juga bertujuan
menanamkan cinta kepada ilmu pengetahuan melalui integrasi materi Seni Budaya
dan Fikih serta pemanfaatan literasi digital. Setiap kelompok diperbolehkan
menggunakan dua unit handphone untuk mencari inspirasi dan tutorial pembuatan
miniatur melalui platform digital seperti YouTube secara bijak dan terarah.
Kepedulian
terhadap lingkungan menjadi salah satu tujuan penting dalam kegiatan ini. Oleh
karena itu, peserta didik diarahkan untuk memanfaatkan barang bekas seperti
kardus dan tutup botol sebagai bahan utama karya, yang kemudian dapat dipadukan
dengan bahan lain seperti stik es krim dan tusuk sate. Upaya ini bertujuan
untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan
melalui praktik langsung.
Fokus
dimensi profil kelulusan yang dikembangkan dalam kegiatan kokurikuler ini
meliputi kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, sehingga peserta didik
memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, utuh, dan relevan dengan kehidupan
nyata.
Fasilitator
kegiatan dari mata pelajaran Seni Budaya, Apriliya Nur Muti’ah, menyampaikan
bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya menekankan
hasil karya, tetapi juga nilai-nilai yang menyertainya.
“Melalui kegiatan kokurikuler ini, peserta didik belajar bahwa ibadah tidak hanya dimaknai secara ritual, tetapi juga diwujudkan melalui sikap kreatif, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Proses berkarya menjadi media untuk menanamkan cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu pengetahuan, dan cinta kepada lingkungan secara nyata,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan kokurikuler kolaborasi lintas disiplin ilmu ini, MTsN 7 Bantul berharap peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai Panca Cinta dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki pengalaman belajar kokurikuler yang menyenangkan, bermakna, dan selaras dengan profil kelulusan madrasah.(muti_Art)



Tidak ada komentar
Posting Komentar