Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MTsN 7 Bantul Padukan Budaya dan Teknologi: Ujian Praktik Pidato Bahasa Jawa Usung Tema Kebangsaan

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTsN 7 Bantul menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus beradaptasi dengan kemajuan zaman. Pada periode 2 hingga 13 Februari 2025, siswa kelas IX mengikuti Ujian Praktik Bahasa Jawa dengan materi Sesorah (pidato) yang dikemas secara inovatif melalui pendekatan Pembelajaran Diferensiasi Produk.



    Tema yang diangkat dalam ujian praktik kali ini adalah Kebangsaan. Guru mata pelajaran Bahasa Jawa, Yaniasti Putri Prabandari, menegaskan bahwa tujuan utama pemilihan tema ini adalah untuk memperkuat rasa nasionalisme siswa.

    "Kami ingin para siswa tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban ujian, tetapi benar-benar meresapi jiwa patriotisme. Melalui bahasa Jawa, mereka diajak mengekspresikan cinta tanah air dengan bahasa yang santun dan berkarakter," tutur Yaniasti.

    Memahami bahwa setiap siswa memiliki talenta yang berbeda, Yaniasti menerapkan pembelajaran diferensiasi. Siswa diberikan kebebasan untuk memilih media penyampaian pidato sesuai dengan minat dan bakat mereka, antara lain Performa Langsung: Membacakan pidato dengan teknik orasi di depan kelas untuk mengasah mental, Karya Tulis: Mengumpulkan naskah pidato dengan kedalaman literasi dan pilihan kata (diksi) yang tepat serta Konten Digital: Memproduksi video pidato kreatif yang diunggah ke platform YouTube atau Instagram.

    Selain untuk penilaian akademis, kegiatan ini memiliki misi besar dalam pengembangan karakter siswa kelas IX, di antaranya Pelestarian Budaya: Menjaga agar bahasa Jawa tetap relevan dan eksis di tengah gempuran tren modern, Literasi Digital: Mengarahkan siswa menggunakan media sosial untuk konten yang positif dan edukatif, dan Penguatan Jati Diri: Membentuk generasi yang cerdas secara teknologi namun tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya bangsa.



    Suasana ujian terlihat dinamis; ada siswa yang tampil gagah dengan busana tradisional di depan kelas, namun banyak pula yang sibuk mengedit video dengan sinematografi apik untuk diunggah ke dunia maya. Inovasi ini membuktikan bahwa MTsN 7 Bantul berhasil menciptakan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan penuh semangat nasionalisme.(putri)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728