Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Pembelajaran Mendalam, Murid VIII D MTsN 7 Bantul Aktif Meneladani Sifat-Sifat Rasul
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Pembelajaran Akidah Akhlak dengan materi sifat-sifat rasul dilaksanakan di kelas VIII D MTs Negeri 7 Bantul pada Selasa (10/02/2026) pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2. Pembelajaran ini diampu oleh guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Nanik Al Inayah, dengan menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sesuai arah kebijakan KMA terbaru.
Dalam
kegiatan pembelajaran, murid diajak mengikuti proses belajar yang berkesadaran,
bermakna, dan menggembirakan. Melalui diskusi dan presentasi kelompok, murid
tidak hanya mempelajari konsep sifat-sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi
rasul, tetapi juga diajak memahami makna keteladanan rasul, mengaplikasikannya
dalam kehidupan sehari-hari, serta merefleksikan sikap dan perilaku yang telah
dan akan mereka lakukan.
Murid
tampak aktif dan antusias selama pembelajaran berlangsung. Mereka berani
menyampaikan pendapat, bertanya, serta menanggapi presentasi teman dengan
bahasa yang santun. Interaksi yang terbangun menunjukkan berkembangnya dimensi
profil lulusan, khususnya keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta penalaran kritis.
Pembelajaran
berlangsung dalam suasana yang kondusif dan menyenangkan. Guru memberikan ruang
bagi murid untuk belajar secara aktif dan reflektif, sehingga materi Akidah
Akhlak tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai nilai yang
dapat membentuk karakter dan akhlak mulia. Pendekatan Pembelajaran Mendalam
membantu murid mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman nyata di
lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Guru mata pelajaran Akidah Akhlak, Nanik Al Inayah, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan murid kelas VIII D dalam mengikuti pembelajaran. Ia menegaskan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak berbasis Pembelajaran Mendalam bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran diri, sikap tanggung jawab, serta komitmen untuk meneladani sifat-sifat rasul dalam kehidupan sehari-hari.
Pada
akhir pembelajaran, guru dan murid melaksanakan refleksi bersama sebagai bagian
dari pengalaman belajar. Salah satu murid kelas VIII D, Faza Fazila,
menyampaikan kesannya terhadap pembelajaran tersebut. Ia mengatakan,
“Pembelajaran hari ini membuat saya lebih memahami sifat-sifat rasul dan
menyadari pentingnya menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya
menghafalnya.”
Melalui pembelajaran Akidah Akhlak berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) ini, MTsN 7 Bantul berupaya mewujudkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan profil lulusan yang beriman, berakhlak mulia, mampu berkomunikasi, bekerja sama, dan bernalar secara kritis.(Naya)




Tidak ada komentar
Posting Komentar