Pembelajaran PJOK MTsN 7 Berbasis Normalisasi Anatomis Bagi 580 Siswa, Guna Menghindari Kesalahan Bentuk Tubuh Karena Banyak Duduk di Kelas
Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTsN 7 melaksanakan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berfokus pada normalisasi anatomis bagi seluruh siswa yang berjumlah 580 orang. Program ini disusun sebagai respons terhadap kondisi mayoritas siswa yang hampir seluruhnya menggunakan sistem antar-jemput karena faktor jarak tempat tinggal dan kepadatan lalu lintas.
Secara
sebab-akibat, minimnya aktivitas gerak harian serta kebiasaan duduk yang kurang
tepat saat belajar dapat berdampak pada gangguan postur tubuh, kekakuan otot,
serta menurunnya kebugaran jasmani. Selain itu, sebagian siswa berolahraga di
rumah tanpa bimbingan yang benar sehingga teknik gerakan kurang tepat dan
berpotensi menimbulkan cedera.
Sebagai
bentuk pemecahan masalah, guru PJOK Juwarto menerapkan pembelajaran yang
sistematis dan terukur dengan menerapkan prinsip prinsip fisical fitnes.
Setiap kelas perpedoman biodata fisik secara relative. Semua kegiatan diawali
dengan pencatatan TZ per siswa, pemanasan (warming up), dilanjutkan
dengan latihan inti yang meliputi penguatan, kelenturan, koordinasi, dan daya
tahan, serta diakhiri dengan pendinginan (cooling down) yang dilakukan
secara benar agar tujuan latihan tercapai dan terhindar dari cidera karena mal
dosis latihan.
Pada warming up setiap siswa harus mencapai TZ sesuaai tujuan latihan yang diinginkan. Tentu saja latihan kekuatan berbeda dg kecepatan, kelentukan, balance, kelincahan, koordinasi dan daya tahan. Kadang untuk menimbulkan kompetisi setiap siswa guru olahraga Juwarto mengadakan olahraga bersifat perlombaan.
Pada
sesi peregangan Juwarto selalu menerapkan latihan peregangan secara komplek
dari cervikalis sampai dengan ankle, siswa melakukan latihan
fleksibilitas posisi duduk untuk melatih otot paha belakang dan punggung bawah
secara terarah di halaman madrasah. Selanjutnya, pada latihan inti, siswa
melaksanakan latihan dasar kecepatan dan kesiapan gerak melalui posisi start
yang dibimbing langsung oleh guru PJOK Juwarto.
Melalui program ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 7 dapat memiliki postur tubuh yang lebih baik serta terbebas dari penyimpangan bentuk anatomis karena terlalu banyak duduk, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memahami pentingnya olahraga dengan dosis dan teknik yang benar. Pembelajaran PJOK tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat sportivitas.(ju)




Tidak ada komentar
Posting Komentar