Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pembelajaran PJOK MTsN 7 Berbasis Normalisasi Anatomis Bagi 580 Siswa, Guna Menghindari Kesalahan Bentuk Tubuh Karena Banyak Duduk di Kelas

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTsN 7 melaksanakan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berfokus pada normalisasi anatomis bagi seluruh siswa yang berjumlah 580 orang. Program ini disusun sebagai respons terhadap kondisi mayoritas siswa yang hampir seluruhnya menggunakan sistem antar-jemput karena faktor jarak tempat tinggal dan kepadatan lalu lintas.



    Secara sebab-akibat, minimnya aktivitas gerak harian serta kebiasaan duduk yang kurang tepat saat belajar dapat berdampak pada gangguan postur tubuh, kekakuan otot, serta menurunnya kebugaran jasmani. Selain itu, sebagian siswa berolahraga di rumah tanpa bimbingan yang benar sehingga teknik gerakan kurang tepat dan berpotensi menimbulkan cedera.

    Sebagai bentuk pemecahan masalah, guru PJOK Juwarto menerapkan pembelajaran yang sistematis dan terukur dengan menerapkan prinsip prinsip fisical fitnes. Setiap kelas perpedoman biodata fisik secara relative. Semua kegiatan diawali dengan pencatatan TZ per siswa, pemanasan (warming up), dilanjutkan dengan latihan inti yang meliputi penguatan, kelenturan, koordinasi, dan daya tahan, serta diakhiri dengan pendinginan (cooling down) yang dilakukan secara benar agar tujuan latihan tercapai dan terhindar dari cidera karena mal dosis latihan.

    Pada warming up setiap siswa harus mencapai TZ sesuaai tujuan latihan yang diinginkan. Tentu saja latihan kekuatan berbeda dg kecepatan, kelentukan, balance, kelincahan, koordinasi dan daya tahan. Kadang untuk menimbulkan kompetisi setiap siswa guru olahraga Juwarto mengadakan olahraga bersifat perlombaan.



    Pada sesi peregangan Juwarto selalu menerapkan latihan peregangan secara komplek dari cervikalis sampai dengan ankle, siswa melakukan latihan fleksibilitas posisi duduk untuk melatih otot paha belakang dan punggung bawah secara terarah di halaman madrasah. Selanjutnya, pada latihan inti, siswa melaksanakan latihan dasar kecepatan dan kesiapan gerak melalui posisi start yang dibimbing langsung oleh guru PJOK Juwarto.

    Melalui program ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 7 dapat memiliki postur tubuh yang lebih baik serta terbebas dari penyimpangan bentuk anatomis karena terlalu banyak duduk, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memahami pentingnya olahraga dengan dosis dan teknik yang benar. Pembelajaran PJOK tidak hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat sportivitas.(ju)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728