Polantas Piyungan Beri Amanat Upacara Bendera di MTs Negeri 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan upacara bendera pada Senin (09/02) bertempat di Halaman Gedung Barat MTs Negeri 7 Bantul. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh civitas madrasah yang terdiri dari guru, pegawai, serta siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Upacara
kali ini berlangsung berbeda dari biasanya karena pembina upacara berasal dari
Kepolisian. Bertindak sebagai pembina upacara adalah AKP Giyarto, Kanit Lantas
Polsek Piyungan, Polres Bantul.
Dalam
amanatnya, AKP Giyarto menyampaikan sosialisasi Operasi Keselamatan Lalu Lintas
Progo 2026. Beliau mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2025 angka kecelakaan lalu lintas di
Kabupaten Bantul masih tergolong tinggi, dengan jumlah mencapai 2.230 kejadian,
153 korban meninggal dunia, dan 2.716 korban luka ringan. Dari data tersebut,
tercatat pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang cukup dominan sebagai
pelaku kecelakaan lalu lintas.
AKP
Giyarto menjelaskan bahwa tingginya angka kecelakaan disebabkan oleh
pelanggaran lalu lintas serta rendahnya etika berkendara di jalan raya,
sehingga membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Beliau juga
menegaskan bahwa aturan berlalu lintas telah diatur dalam Undang-Undang Nomor
22 Tahun 2009, dan pelanggaran, termasuk yang melibatkan anak di bawah umur,
dapat berujung pada proses hukum yang panjang.
Selain
itu, AKP Giyarto menyoroti maraknya pengendara di bawah umur serta penggunaan
knalpot tidak standar yang menimbulkan kebisingan dan berpotensi memicu
gangguan keamanan. Hal tersebut, menurutnya, memerlukan perhatian bersama dari
lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah.
Di
akhir amanat, AKP Giyarto mengajak para siswa untuk mendekatkan diri kepada
Allah SWT, patuh kepada orang tua dan guru, serta rajin belajar agar cita-cita
dapat tercapai. Ia juga mengimbau seluruh warga madrasah untuk menaati
peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun di jalan raya, serta saling
menghormati sesama pengguna jalan.
“Kami berharap kerja
sama yang baik antara madrasah dan kepolisian dapat terus terjalin, sehingga
tercipta budaya tertib dan aman dalam berlalu lintas,” pungkasnya.(riza)



Tidak ada komentar
Posting Komentar