Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Polantas Piyungan Beri Amanat Upacara Bendera di MTs Negeri 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan upacara bendera pada Senin (09/02) bertempat di Halaman Gedung Barat MTs Negeri 7 Bantul. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh civitas madrasah yang terdiri dari guru, pegawai, serta siswa kelas VII, VIII, dan IX.



    Upacara kali ini berlangsung berbeda dari biasanya karena pembina upacara berasal dari Kepolisian. Bertindak sebagai pembina upacara adalah AKP Giyarto, Kanit Lantas Polsek Piyungan, Polres Bantul.

    Dalam amanatnya, AKP Giyarto menyampaikan sosialisasi Operasi Keselamatan Lalu Lintas Progo 2026. Beliau mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2025 angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul masih tergolong tinggi, dengan jumlah mencapai 2.230 kejadian, 153 korban meninggal dunia, dan 2.716 korban luka ringan. Dari data tersebut, tercatat pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang cukup dominan sebagai pelaku kecelakaan lalu lintas.

    AKP Giyarto menjelaskan bahwa tingginya angka kecelakaan disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas serta rendahnya etika berkendara di jalan raya, sehingga membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Beliau juga menegaskan bahwa aturan berlalu lintas telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, dan pelanggaran, termasuk yang melibatkan anak di bawah umur, dapat berujung pada proses hukum yang panjang.

    Selain itu, AKP Giyarto menyoroti maraknya pengendara di bawah umur serta penggunaan knalpot tidak standar yang menimbulkan kebisingan dan berpotensi memicu gangguan keamanan. Hal tersebut, menurutnya, memerlukan perhatian bersama dari lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah.

    Di akhir amanat, AKP Giyarto mengajak para siswa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, patuh kepada orang tua dan guru, serta rajin belajar agar cita-cita dapat tercapai. Ia juga mengimbau seluruh warga madrasah untuk menaati peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun di jalan raya, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.

    “Kami berharap kerja sama yang baik antara madrasah dan kepolisian dapat terus terjalin, sehingga tercipta budaya tertib dan aman dalam berlalu lintas,” pungkasnya.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728