Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Satlantas Polsek Piyungan Beri Edukasi di MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Upacara bendera hari Senin (9/2/2026) di MTsN 7 Bantul berlangsung dengan suasana berbeda. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Anggota Satlantas Polsek Piyungan, Bapak Giyarto, hadir mewakili Kapolsek Piyungan untuk memberikan amanat penting terkait keselamatan berlalu lintas di hadapan ratusan siswa, guru, dan pegawai.



    Kehadiran pihak kepolisian ini merupakan bagian dari upaya preventif dan sosialisasi menyambut Operasi Keselamatan Progo 2026 yang berlangsung sejak 2 hingga 15 Februari mendatang.

    Dalam amanatnya, Bapak Giyarto memaparkan data yang cukup memprihatinkan terkait angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Bantul sepanjang tahun 2025. Tercatat, keterlibatan pelajar dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sangat tinggi.

    “Data tahun 2025 menunjukkan sebanyak 881 pelajar terlibat dalam kecelakaan, dengan 780 orang menjadi korban dan 23 orang di antaranya meninggal dunia. Hal ini mayoritas disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas dan kurangnya etika saat berkendara,” ungkap Giyarto saat membacakan amanat Kapolsek.

    Beliau juga mengingatkan kembali mengenai UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai dasar hukum yang harus dipatuhi. Penekanan khusus diberikan kepada para siswa agar selalu menaati peraturan, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

    Menanggapi fenomena tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa keselamatan siswa di jalan raya memerlukan pengawasan khusus yang terintegrasi antara orang tua, masyarakat, dan pihak sekolah.

    Selain poin keselamatan, Bapak Giyarto juga menyisipkan pesan motivasi bagi para siswa MTsN 7 Bantul. Beliau mengajak seluruh siswa untuk senantiasa taat kepada Allah SWT, patuh kepada bapak/ibu guru, serta rajin belajar demi tercapainya cita-cita di masa depan.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat menyambut baik arahan dari Polsek Piyungan tersebut.

    “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Giyarto. Data yang disampaikan menjadi pengingat keras bagi kami dan para siswa. Madrasah akan terus memperketat edukasi mengenai etika berkendara dan berharap orang tua juga lebih selektif dalam memberikan izin kendaraan kepada putra-putrinya yang belum cukup umur,” tegas Hidayat.

    Amanat diakhiri dengan doa bersama, berharap seluruh civitas akademika MTsN 7 Bantul senantiasa dalam perlindungan Tuhan selama dalam perjalanan menuju maupun pulang dari madrasah.(nrl)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728