Pungkasi Rangkaian Ujian Praktik, Kelas IX F MTsN 7 Bantul Tampilkan Kolaborasi Drama Sejarah
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Suasana ruang kelas IX F MTs Negeri 7 Bantul tampak berbeda pada Selasa (10/02/2026). Ruangan yang biasanya tenang berganti menjadi panggung sandiwara penuh penghayatan. Penampilan ini menandai putaran terakhir dari seluruh rangkaian ujian praktik drama Bahasa Indonesia bagi siswa kelas IX di madrasah tersebut.
Menariknya, ujian praktik tahun ini
tidak berdiri sendiri. Pihak sekolah mengusung konsep kolaborasi antarmata pelajaran,
yakni menggabungkan aspek kebahasaan dari pelajaran Bahasa Indonesia dengan
substansi sejarah dari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).
Dari empat judul drama yang
disuguhkan oleh siswa kelas IX F, salah satu pementasan yang mencuri perhatian
berjudul "Cahaya Dakwah Sunan Ampel". Drama ini dibawakan
dengan apik oleh delapan siswi, yaitu: Linda, Najwa, Tania, Sekar, Lintang,
Kayla, Shelena dan Vivin.
Lakon ini membawa penonton kembali ke
abad ke-15, memotret perjalanan gigih Raden Rahmat atau Sunan Ampel dalam
menyebarkan syiar Islam di tanah Jawa. Dengan kostum dan dialog yang
dipersiapkan matang, para siswi berhasil menghidupkan suasana masa penyebaran
Islam awal di Nusantara.
Bukan sekadar mengejar nilai
akademik, pementasan ini membawa misi edukasi moral yang mendalam. Alur cerita
menekankan bahwa penyebaran Islam di tanah Jawa dilakukan dengan pendekatan yang damai, santun, dan tanpa kekerasan.
"Melalui drama ini, kami ingin
menunjukkan bahwa Islam masuk ke Jawa dengan cara yang indah dan menghargai
budaya lokal, sebagaimana yang diajarkan oleh para Wali Songo," ujar salah
satu peserta ujian setelah pementasan usai.
Pelaksanaan ujian di kelas IX
F ini menjadi penutup (kloter terakhir) dari seluruh kelas IX di MTsN 7 Bantul.
Kolaborasi lintas mapel ini diharapkan dapat melatih kreativitas, kerja sama
tim, sekaligus memperdalam pemahaman siswa terhadap sejarah perkembangan Islam
di Indonesia.(Meta)



Tidak ada komentar
Posting Komentar