Latih Empati dan Kemandirian Ibadah, Siswa Kelas VII E MTsN 7 Bantul Praktik Sholat Jenazah
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Suasana khidmat menyelimuti ruang kelas VII E MTsN 7 Bantul hari ini saat para siswa melaksanakan rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan. Di tengah nuansa bulan suci yang penuh berkah, mereka tidak hanya memperdalam teori keagamaan, tetapi juga diajak untuk memahami tanggung jawab sosial sebagai seorang Muslim melalui praktik sholat jenazah. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama untuk mengisi waktu luang dengan pembelajaran yang aplikatif dan penuh makna bagi para siswa.
Di bawah bimbingan telaten dari guru pembimbing, Yaniasti Putri
Prabandari, para siswa maju secara berkelompok yang terdiri dari empat orang
untuk mempraktikkan tata cara mengantarkan jenazah secara syar’i di depan
kelas. Ibu Yaniasti memberikan arahan mendetail, mulai dari posisi imam, niat,
hingga urutan empat takbir beserta doa-doanya. Kerja sama dalam kelompok ini
memudahkan siswa untuk saling mengoreksi gerakan dan bacaan, memastikan bahwa
setiap tahapan fardu kifayah ini dipahami dengan benar dan tepat.
Antusiasme siswa kelas VII E terlihat jelas dari keseriusan mereka dalam
mengikuti simulasi kelompok tersebut. Praktik langsung ini diharapkan mampu
menumbuhkan rasa empati serta kesiapan mental bagi para siswa untuk terjun di
tengah masyarakat kelak. Dengan adanya pembekalan ibadah yang terstruktur
seperti ini, Pesantren Ramadan di MTsN 7 Bantul bukan sekadar rutinitas
tahunan, melainkan menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter generasi
muda yang religius, peduli, dan terampil dalam menjalankan kewajiban agama.(putri)
.jpeg)



Tidak ada komentar
Posting Komentar