Kreativitas Siswa Kelas VIIIA dalam Mengolah Sampah Menjadi Karya Seni
Bantul (MTsN 7 Bantul) - Selasa, 19 Mei 2026, suasana pembelajaran Seni Budaya di kelas VIII A berlangsung berbeda dari biasanya. Pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan praktik membuat karya seni dari bahan daur ulang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perencanaan yang telah disusun pada pertemuan sebelumnya dan akhirnya dapat terlaksana dengan baik hari ini.
Dalam
kegiatan praktik tersebut, siswa bekerja secara berkelompok, yaitu dua orang
setiap meja. Masing-masing kelompok membawa alat dan bahan sesuai kebutuhan dan
rancangan karya yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Berbagai bahan bekas
dimanfaatkan menjadi karya seni kreatif, seperti sedotan, botol plastik, tutup
botol, tempat biskuit, tali, sendok plastik, hingga koran bekas. Seluruh bahan
yang digunakan wajib berasal dari barang bekas tanpa membeli bahan baru,
sehingga siswa benar-benar belajar memanfaatkan sampah yang ada di lingkungan
sekitar.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari penerapan materi Seni Budaya tentang pengelolaan
sampah melalui konsep recycle atau daur ulang. Melalui praktik secara
langsung, siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga memahami
pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi limbah dan memanfaatkan kembali
barang yang sudah tidak terpakai.
Guru
Seni Budaya, Apriliya Nur Muti'ah, mendampingi siswa dengan sabar di setiap
kelompok selama proses pembuatan karya berlangsung. Beliau memberikan arahan,
motivasi, serta membantu siswa mengembangkan ide-ide kreatif mereka.
Dalam
keterangannya, beliau menyampaikan,
“Melalui
kegiatan ini siswa belajar bahwa sampah tidak selalu menjadi barang yang
dibuang, tetapi bisa diolah menjadi karya yang bernilai. Pembelajaran hari ini
juga menerapkan pembelajaran berdiferensiasi karena setiap kelompok bebas
menentukan bahan dan bentuk karya sesuai kreativitas dan ide masing-masing.”
Pembelajaran
berdiferensiasi terlihat dari keberagaman hasil karya yang dibuat siswa. Ada
kelompok yang membuat hiasan meja, tempat pensil, miniatur, hingga dekorasi
kreatif dari berbagai bahan bekas. Setiap kelompok menunjukkan ciri khas dan
ide yang berbeda sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan penuh
kreativitas.
Selain
bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam berkarya seni,
kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, melatih
kerja sama kelompok, meningkatkan kemampuan problem solving, serta
membangun rasa percaya diri siswa dalam menuangkan ide.
Di
akhir pembelajaran, seluruh kelompok mempresentasikan sekaligus menilai hasil
karya teman-temannya. Kegiatan penilaian dilakukan secara apresiatif untuk
melatih kemampuan siswa dalam menghargai karya orang lain. Sebagai bentuk
penghargaan, tiga karya terbaik mendapatkan reward dan akan dipajang di
ruang kelas sebagai hasil karya unggulan siswa kelas VIII A.
Kegiatan praktik ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para siswa terlihat senang karena dapat belajar dengan cara yang kreatif, menyenangkan, sekaligus bermanfaat bagi lingkungan sekitar.(muti_Art)



Tidak ada komentar
Posting Komentar