Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kreativitas Siswa Kelas VIIIA dalam Mengolah Sampah Menjadi Karya Seni

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - Selasa, 19 Mei 2026, suasana pembelajaran Seni Budaya di kelas VIII A berlangsung berbeda dari biasanya. Pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan praktik membuat karya seni dari bahan daur ulang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perencanaan yang telah disusun pada pertemuan sebelumnya dan akhirnya dapat terlaksana dengan baik hari ini.



    Dalam kegiatan praktik tersebut, siswa bekerja secara berkelompok, yaitu dua orang setiap meja. Masing-masing kelompok membawa alat dan bahan sesuai kebutuhan dan rancangan karya yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Berbagai bahan bekas dimanfaatkan menjadi karya seni kreatif, seperti sedotan, botol plastik, tutup botol, tempat biskuit, tali, sendok plastik, hingga koran bekas. Seluruh bahan yang digunakan wajib berasal dari barang bekas tanpa membeli bahan baru, sehingga siswa benar-benar belajar memanfaatkan sampah yang ada di lingkungan sekitar.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan materi Seni Budaya tentang pengelolaan sampah melalui konsep recycle atau daur ulang. Melalui praktik secara langsung, siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi limbah dan memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai.

    Guru Seni Budaya, Apriliya Nur Muti'ah, mendampingi siswa dengan sabar di setiap kelompok selama proses pembuatan karya berlangsung. Beliau memberikan arahan, motivasi, serta membantu siswa mengembangkan ide-ide kreatif mereka.

    Dalam keterangannya, beliau menyampaikan,

    “Melalui kegiatan ini siswa belajar bahwa sampah tidak selalu menjadi barang yang dibuang, tetapi bisa diolah menjadi karya yang bernilai. Pembelajaran hari ini juga menerapkan pembelajaran berdiferensiasi karena setiap kelompok bebas menentukan bahan dan bentuk karya sesuai kreativitas dan ide masing-masing.”

    Pembelajaran berdiferensiasi terlihat dari keberagaman hasil karya yang dibuat siswa. Ada kelompok yang membuat hiasan meja, tempat pensil, miniatur, hingga dekorasi kreatif dari berbagai bahan bekas. Setiap kelompok menunjukkan ciri khas dan ide yang berbeda sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan penuh kreativitas.

    Selain bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam berkarya seni, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, melatih kerja sama kelompok, meningkatkan kemampuan problem solving, serta membangun rasa percaya diri siswa dalam menuangkan ide.

    Di akhir pembelajaran, seluruh kelompok mempresentasikan sekaligus menilai hasil karya teman-temannya. Kegiatan penilaian dilakukan secara apresiatif untuk melatih kemampuan siswa dalam menghargai karya orang lain. Sebagai bentuk penghargaan, tiga karya terbaik mendapatkan reward dan akan dipajang di ruang kelas sebagai hasil karya unggulan siswa kelas VIII A.

    Kegiatan praktik ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para siswa terlihat senang karena dapat belajar dengan cara yang kreatif, menyenangkan, sekaligus bermanfaat bagi lingkungan sekitar.(muti_Art)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728