Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Mental, MTsN 7 Bantul Gelar Fasilitasi P3LP Bersama Puskesmas Piyungan
Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTsN 7 Bantul (Ma7uba) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan warga madrasah, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga psikologis. Pada hari ini, Jum'at (8/5/2026), bertempat di ruang perpustakaan Ma7uba Lib, telah dilaksanakan kegiatan Fasilitasi Pelaksanaan First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP).
Kegiatan
ini merupakan hasil kerja sama antara MTsN 7 Bantul dengan UPTD Puskesmas
Piyungan. Program ini bertujuan untuk membekali para pendidik dan tenaga
kependidikan dengan pengetahuan serta keterampilan praktis dalam memberikan
pertolongan pertama yang cepat dan tepat pada luka psikologis di lingkungan
sekolah.
Acara
yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari
guru, pegawai dan perwakilan OSIS MTsN 7 Bantul. Kepala Madrasah, Hidayat
menugaskan langsung para guru, pegawai, dan siswa sebagai bentuk keseriusan
madrasah dalam mendukung kesehatan mental.
Dalam
pelaksanaannya, tim dari Puskesmas Piyungan memberikan materi mengenai cara
menyelamatkan kondisi psikologis korban agar tidak memburuk serta
langkah-langkah preventif dalam menangani trauma atau tekanan emosional di
sekolah.
Kepala
MTsN 7 Bantul menyatakan bahwa pelatihan First Aider ini sangat krusial
di era saat ini, di mana beban psikologis siswa maupun tenaga pendidik perlu
dikelola dengan baik.
"Kami
berharap melalui kegiatan di Ma7uba Lib ini, Bapak dan Ibu guru memiliki
kepekaan lebih terhadap kondisi psikologis rekan sejawat maupun siswa. Dengan
menjadi first aider yang cakap, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang
lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan karakter yang sehat," ujar
Hidayat
Pemilihan perpustakaan Ma7uba Lib sebagai lokasi kegiatan memberikan suasana yang tenang dan kondusif bagi para peserta untuk menyerap materi pelatihan. Dengan suksesnya kegiatan ini, MTsN 7 Bantul berharap dapat meminimalisir dampak negatif dari isu-kesehatan mental di sekolah dan terus menjadi lembaga pendidikan yang "Nyata Berprestasi" sekaligus peduli terhadap kesejahteraan psikologis seluruh warganya.(nrl)



Tidak ada komentar
Posting Komentar