Aplikasi JMD di ASAT Sebagai Upaya Optimalkan Program Digitalisasi
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Bantul resmi menyelenggarakan kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026 dengan memanfaatkan kemajuan teknologi melalui aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata madrasah dalam mengoptimalkan program digitalisasi pada bidang pembelajaran serta sistem penilaian dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Kegiatan ASAT di MTsN 7 Bantul dijadwalkan berlangsung selama delapan
hari kerja, dimulai sejak Rabu (3/6/2026) hingga Senin (15/6/2026). Berbeda
dengan ujian konvensional berbasis kertas, seluruh peserta didik melaksanakan
asesmen ini dengan menggunakan gawai atau smartphone milik
masing-masing secara mandiri.
Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas
kelancaran pelaksanaan digitalisasi ujian ini. Beliau menegaskan bahwa
integrasi teknologi dalam asesmen bukan sekadar mengikuti tren, melainkan
sebuah kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi evaluasi belajar.
"Penerapan aplikasi JMD dalam ASAT Semester 2 ini merupakan komitmen
komprehensif kami untuk mengoptimalkan program digitalisasi di lingkungan
madrasah. Kita tidak hanya mengubah medianya dari kertas ke layar gadget,
melainkan sedang membangun budaya belajar yang modern, cepat, dan akurat dalam
proses pembelajaran dan penilaian," ujar Hidayat di ruang kerjanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh siswa telah bersiap dengan gawai
mereka sejak pagi hari. Menariknya, peralihan metode ini disambut positif oleh
para siswa yang mengikuti jalannya ASAT dengan penuh antusias dan tingkat
disiplin yang tinggi. Penggunaan aplikasi JMD dinilai mempermudah siswa dalam
membaca dan menjawab soal-soal yang diujikan secara interaktif.



Tidak ada komentar
Posting Komentar