Hari Ketiga Bimtek Wursita Basa Jawa: Guru Bahasa Jawa Serap Ilmu dari Para Maestro dan Praktisi Ahli
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Hari ini Rabu (10/06), memasuki hari ketiga Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Pelindung Bahasa Daerah (Wursita Basa Jawa) untuk guru SD dan SMP sederajat, atmosfer semangat kepedulian terhadap kelestarian budaya kian terasa kental. Kegiatan yang difasilitasi oleh Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta, salah satunya Yaniasti Putri Prabandari, guru bahasa Jawa MTsN 7 Bantul. Pelatihan intensif ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan strategi kreatif agar pembelajaran bahasa Jawa di sekolah menjadi lebih hidup, menarik, dan relevan bagi generasi muda.
Di
sela-sela kegiatan, Yaniasti Putri Prabandari mengungkapkan rasa syukur dan
motivasinya yang berlipat ganda setelah menyerap materi dari para pakar.
Menurutnya, bimtek ini memberikan perspektif baru yang sangat segar untuk
dibawa ke dalam ruang kelas.
"Materi hari ini luar biasa padat dan mencerahkan. Mulai dari pembaruan cara mengajarkan aksara Jawa, seni menembangkan macapat yang aduhai, sampai teknik menghidupkan cerita pendek dari Ibu Margareth. Ini menjadi modal berharga bagi kami para guru untuk terus berinovasi, agar anak-anak tidak hanya sekadar tahu, tapi juga mencintai dan bangga menggunakan bahasa Jawa dalam keseharian mereka," ujar Yaniasti dengan penuh semangat.(putri)




Tidak ada komentar
Posting Komentar