Guru IPA MTsN 7 Bantul Ikuti Kunjungan Edukatif MGMP IPA ke PIAT UGM
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Guru IPA MTsN 7 Bantul mengikuti kegiatan kunjungan edukatif yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA MTs Kabupaten Bantul ke Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB di kawasan Kalitirto, Berbah, Sleman.
Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan guru terkait
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan, pertanian,
serta pengelolaan lingkungan.
Kunjungan diikuti oleh guru-guru IPA MTs se-Kabupaten Bantul dengan
didampingi pemandu dari PIAT UGM, Windasari. Melalui kegiatan tersebut, peserta
diajak melihat secara langsung penerapan berbagai inovasi di bidang
agroteknologi yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan
pembelajaran IPA di madrasah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke peternakan sapi perah dan
sapi pedaging milik PIAT UGM. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan
mengenai sistem pemeliharaan ternak, pengelolaan pakan, hingga pemanfaatan
hasil peternakan yang dilakukan dengan pendekatan modern dan berkelanjutan.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Rumah Inovasi Daur Ulang (Rindu).
Pada sesi ini, para guru mendapatkan informasi tentang berbagai inovasi
pengolahan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan bernilai ekonomi.
Selain memberikan wawasan baru terkait pengelolaan lingkungan, kunjungan
tersebut juga membuka peluang penerapan pembelajaran berbasis proyek dan
lingkungan di madrasah.
Perjalanan dilanjutkan menuju area perkebunan jeruk dan sayuran organik. Para peserta diajak mengenal teknik budidaya tanaman yang menerapkan prinsip pertanian organik, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan. Pemandu juga menjelaskan manfaat pertanian organik bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.
Sebagai penutup, rombongan mengunjungi pusat budidaya anggrek PIAT UGM.
Beragam jenis anggrek dengan warna dan bentuk yang unik menarik perhatian para
peserta. Pada kesempatan tersebut, guru memperoleh pengetahuan mengenai teknik
budidaya tanaman hias serta potensi pengembangannya sebagai media pembelajaran
yang menarik bagi peserta didik.
Ketua MGMP IPA MTs Kabupaten Bantul, Joko Setiawan, mengapresiasi
antusiasme para guru yang mengikuti kegiatan kunjungan edukatif tersebut.
Menurutnya, pengalaman belajar langsung di lapangan sangat penting untuk
memperkaya wawasan guru dalam mengembangkan pembelajaran IPA.
“Kami mengapresiasi keikutsertaan seluruh guru IPA dalam kegiatan ini.
Melalui kunjungan ke PIAT UGM, para guru diharapkan semakin termotivasi untuk
mengembangkan pembelajaran IPA yang inovatif, aplikatif, dan dekat dengan
kehidupan sehari-hari peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan MGMP IPA MTs Kabupaten Bantul kemudian ditutup dengan menikmati
sari markisa, salah satu produk unggulan hasil budidaya PIAT UGM. Selain
menjadi penutup yang menyegarkan, sesi tersebut memberikan gambaran nyata
tentang hilirisasi hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Melalui kunjungan edukatif ini, para guru IPA diharapkan dapat mengintegrasikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh ke dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan lingkungan sekitar.(Ida)




Tidak ada komentar
Posting Komentar