Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MGMP IPS MTs Kabupaten Bantul Kunjungi Lawang Sewu, Kota Lama, dan Masjid Agung Semarang

    Semarang (MTsN 7 Bantul) – Dalam rangkaian kegiatan kuliah Kerja Lapangan (KKL), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS MTs Kabupaten Bantul selain melaksanakan kunjungan ke Prodi Geografi UNNES juga melaksanakan kunjungan ke sejumlah destinasi bersejarah di Kota Semarang pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkaya wawasan sejarah, budaya, dan keagamaan para guru IPS sebagai bekal dalam mendukung pembelajaran di madrasah.



    Kegiatan kunjungan sejarah yang pertama adalah Lawang Sewu, salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang. Bangunan peninggalan masa kolonial Belanda tersebut memberikan banyak informasi mengenai sejarah perkembangan transportasi kereta api di Indonesia serta berbagai peristiwa penting yang terjadi pada masa perjuangan bangsa.

    Selama berada di Lawang Sewu, dengan dipandu petugas, para peserta mendapatkan informasi tentang sejarah Lawang Sewu dan mengamati secara langsung arsitektur bangunan yang khas, mempelajari fungsi gedung pada masa lampau, serta memahami nilai-nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan kontekstual bagi para guru sehingga dapat menjadi referensi dalam menyampaikan materi sejarah kepada peserta didik.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi kawasan Kota Lama Semarang yang dikenal sebagai "Little Netherlands". Kawasan ini menyimpan berbagai bangunan berarsitektur Eropa yang masih terawat dengan baik dan menjadi saksi perkembangan Kota Semarang sejak masa kolonial. Di lokasi tersebut, para guru melakukan observasi lingkungan sekaligus mendokumentasikan berbagai objek bersejarah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS.

    Selain sebagai sarana edukasi, kunjungan ke Kota Lama juga menjadi ajang rekreasi dan mempererat kebersamaan antaranggota MGMP IPS MTs Kabupaten Bantul. Suasana yang penuh keakraban terlihat ketika para peserta berkeliling menikmati keindahan kawasan bersejarah tersebut sambil berdiskusi mengenai potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajaran yang menarik bagi siswa.

    Sumarno sebagai ketua MGMP IPS menyampaikan bahwa kegiatan KKL tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru, tetapi juga memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan. Dengan melihat dan mengamati objek sejarah secara nyata, pemahaman terhadap materi IPS menjadi lebih mendalam dan mudah diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.



    Rangkaian kegiatan KKL ditutup dengan kunjungan ke Masjid Agung Jawa Tengah. Selain menikmati kemegahan salah satu masjid terbesar di Indonesia tersebut, para peserta juga melaksanakan ibadah dan berdoa bersama. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian KKL yang telah dilaksanakan.

    Melalui kegiatan ini, para guru IPS MTs Kabupaten Bantul memperoleh pengalaman berharga yang memadukan aspek akademik, historis, budaya, dan spiritual. Diharapkan wawasan serta pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan pembelajaran IPS yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi peserta didik di madrasah masing-masing.(sri_hid)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728