Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MTs Negeri 7 Bantul Gelar Review Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027, Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTs Negeri 7 Bantul menggelar kegiatan Review Kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 pada Kamis (18/06). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur strategis guna menyempurnakan dokumen kurikulum sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan pada tahun ajaran mendatang.



    Hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim/Sub Koordinator Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Anita Isdarmini, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Miftahul Bahri, Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, Merry Kristiana Dessi, jajaran wakil kepala madrasah, kepala laboratorium, Kepala Perpustakaan, komite madrasah, perwakilan Paguyuban Orang Tua (POT), serta guru dan pegawai MTs Negeri 7 Bantul.

    Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan review kurikulum menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan dan program pendidikan yang akan dijalankan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

    "Melalui kegiatan review ini, kita bersama-sama menyusun dan mencermati berbagai program yang akan dilaksanakan pada tahun ajaran mendatang. Harapannya, kurikulum yang disusun benar-benar mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan dan menjawab kebutuhan peserta didik serta perkembangan zaman," ungkap Hidayat.

    Selanjutnya, Pelaksana Tugas Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Siti Nurul Khusna, memaparkan draft Kurikulum MTs Negeri 7 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027. Pemaparan tersebut mencakup penyempurnaan program pembelajaran, penguatan kegiatan kokurikuler, serta berbagai inovasi yang dirancang untuk mendukung pencapaian visi dan misi madrasah.

    Pada sesi tanggapan, Ketua Tim/Sub Koordinator Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Anita Isdarmini, memberikan sejumlah masukan konstruktif terhadap dokumen yang disusun.

    "Dokumen kurikulum ini hendaknya dipahami oleh seluruh guru sehingga setiap target yang telah direncanakan dapat diwujudkan secara optimal. Review ini bukan sekadar penyusunan dokumen, tetapi menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan proses pembelajaran di madrasah," ujarnya.

    Sementara itu, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Miftahul Bahri, menekankan pentingnya menjadikan dokumen kurikulum sebagai acuan dalam pelaksanaan program kerja dan pencapaian target madrasah.

    "Kurikulum ini diharapkan menjadi pedoman dalam mewujudkan berbagai target yang telah direncanakan, termasuk penguatan program kokurikuler agar semakin memberikan nilai tambah bagi peserta didik MTs Negeri 7 Bantul," jelasnya.

    Kegiatan review berlangsung secara interaktif dengan adanya berbagai masukan dan saran dari unsur komite, perwakilan Paguyuban Orang Tua (POT), guru, serta peserta lainnya. Beragam gagasan yang disampaikan diharapkan dapat semakin menyempurnakan Kurikulum MTs Negeri 7 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027 sehingga mampu mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta prestasi peserta didik.(riza)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728