Header Ads

ad728
  • Breaking News

    IFP Perpustakaan Hubungkan Gawai Siswa dalam Permainan Tim, Pembelajaran SKI MTs Negeri 7 Bantul Semakin Kolaboratif

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul terus menghadirkan inovasi dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya sebagai media penyampaian materi, IFP juga dimanfaatkan sebagai penghubung permainan interaktif berbasis smartphone yang mampu meningkatkan kekompakan, komunikasi, dan kerja sama antarsiswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas IX F, Rabu (29/07) pagi.



    Pada kegiatan yang dipandu oleh Galih Hafidh Pamungkas tersebut, siswa terlebih dahulu mempelajari materi mengenai perkembangan Islam di Indonesia. Setelah penyampaian materi selesai, pembelajaran dilanjutkan dengan permainan edukatif berbasis digital. Melalui aplikasi pembelajaran interaktif yang ditampilkan pada layar IFP, setiap kelompok menghubungkan telepon genggam mereka ke sistem permainan sehingga seluruh anggota kelas dapat berpartisipasi secara bersamaan.

    Permainan berlangsung seru dan penuh semangat. Setiap kelompok dituntut menyusun strategi, membagi tugas, serta saling berdiskusi untuk menentukan jawaban terbaik. Kekompakan tim menjadi faktor penting dalam meraih nilai tertinggi. Bahkan, pada beberapa sesi permainan, terdapat anggota kelompok yang rela mengalah demi kepentingan tim sehingga strategi yang disusun dapat berjalan maksimal.

    Suasana kelas pun berubah menjadi lebih dinamis. Sorak semangat, diskusi antarteman, hingga tawa para peserta didik mewarnai pembelajaran tanpa mengurangi tujuan utama, yaitu memperkuat pemahaman materi Sejarah Kebudayaan Islam.

    Dalam keterangannya, Galih Hafidh Pamungkas menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis permainan digital tidak sekadar mengejar kesenangan, tetapi juga melatih berbagai keterampilan yang dibutuhkan peserta didik.

    "Pembelajaran saat ini tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga bagaimana siswa belajar bekerja sama. Melalui permainan interaktif yang terhubung antara handphone siswa dengan IFP, mereka belajar berdiskusi, menyusun strategi, saling percaya, bahkan rela berkorban demi keberhasilan kelompoknya. Nilai-nilai kerja sama inilah yang ingin kami bangun selain pemahaman materi SKI," ujar Galih.



    Sementara itu, Kepala Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul, Riza Alfian, menilai pemanfaatan IFP yang dipadukan dengan perangkat digital milik siswa merupakan salah satu bentuk transformasi layanan perpustakaan menuju ruang belajar modern.

    "Kami ingin menunjukkan bahwa IFP bukan hanya digunakan untuk presentasi materi, tetapi juga mampu menghubungkan teknologi dengan pembelajaran kolaboratif. Ketika handphone siswa dimanfaatkan sebagai media belajar yang terintegrasi dengan IFP, pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan membangun keterampilan abad ke-21 seperti komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta kreativitas," jelas Riza Alfian.

    Pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi melalui Interactive Flat Panel (IFP) menjadi bukti nyata komitmen Perpustakaan Ma7uba Lib MTs Negeri 7 Bantul dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan mengombinasikan teknologi, permainan edukatif, dan kerja sama tim, perpustakaan tidak hanya menjadi pusat literasi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mampu menumbuhkan karakter kolaboratif, sportivitas, dan semangat belajar peserta didik di era digital.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728