PJOK Berpadu dengan Adiwiyata, Siswa Kelas VII C MTs Negeri 7 Bantul Awali Pembelajaran dengan Aksi Peduli Lingkungan
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MTs Negeri 7 Bantul tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana menanamkan karakter peduli lingkungan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembelajaran PJOK kelas VII C yang berlangsung pada Rabu (29/07) pukul 09.15–10.55 WIB, dipandu oleh guru PJOK, Juwarto.
Sebelum kegiatan praktik olahraga
dimulai, seluruh peserta didik terlebih dahulu melaksanakan aksi bersih
lingkungan sebagai implementasi Program Adiwiyata di MTs Negeri 7 Bantul. Siswa
putra membersihkan area Sport Centre Ma7uba, sedangkan siswa putri melakukan
kerja bakti di ruang kelas masing-masing.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih
15 menit dengan penuh semangat. Para siswa secara mandiri mengumpulkan sampah
kemudian memilahnya ke dalam tiga kategori, yaitu sampah plastik, sampah keras,
dan sampah organik berupa daun-daunan. Pembiasaan tersebut dilakukan dengan
kesadaran, rasa tanggung jawab, dan tanpa adanya paksaan.
Setelah lingkungan bersih dan tertata
rapi, pembelajaran PJOK dilanjutkan dengan praktik permainan futsal. Kegiatan
diawali dengan pemanasan, dilanjutkan latihan teknik dan permainan, kemudian
diakhiri dengan pendinginan sebagai bagian dari prosedur pembelajaran olahraga
yang baik.
Dalam keterangannya, Juwarto
menyampaikan bahwa pembelajaran PJOK tidak hanya bertujuan meningkatkan
kemampuan fisik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter melalui kebiasaan
positif.
"Kami ingin peserta didik memahami
bahwa olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan dua hal yang saling
mendukung. Sebelum berolahraga, mereka kami biasakan menjaga kebersihan
lingkungan belajar agar tumbuh rasa memiliki terhadap madrasah. Lingkungan yang
bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan
menyenangkan,"
ujar Juwarto.
Ia juga mengingatkan para siswa agar
kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan saat kegiatan pembelajaran
berlangsung.
"Kami selalu mengajak siswa untuk
mencintai lingkungan madrasah sebagaimana mereka mencintai rumah sendiri.
Kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi merupakan budaya
yang harus dibangun bersama oleh seluruh warga madrasah," tambahnya.
Melalui kolaborasi antara pembelajaran PJOK dan Program Adiwiyata, MTs Negeri 7 Bantul terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Pembiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan sebelum memulai pembelajaran menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mencetak generasi yang sehat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.(ju)



Tidak ada komentar
Posting Komentar