Header Ads

ad728
  • Breaking News

    MTs Negeri 7 Bantul Gelar Uji Publik Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027, Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTs Negeri 7 Bantul menggelar Uji Publik Kurikulum Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Rabu (08/07). Kegiatan yang berlangsung di Hall MTs Negeri 7 Bantul tersebut dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan sebagai bentuk keterbukaan madrasah dalam menyusun kurikulum yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan zaman.



    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Sidik Pramono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, Pengawas Madrasah, Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, jajaran Wakil Kepala Madrasah, Komite MTs Negeri 7 Bantul, perwakilan Paguyuban Orang Tua (POT), guru, pegawai, serta perwakilan siswa MTs Negeri 7 Bantul.

    Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, menyampaikan bahwa uji publik merupakan tahapan penting untuk memperoleh berbagai masukan demi penyempurnaan dokumen kurikulum yang akan digunakan pada Tahun Pelajaran 2026/2027.

    "Kami berharap melalui uji publik ini kurikulum MTs Negeri 7 Bantul semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik. Untuk itu kami memohon kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul dan Bapak Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DIY berkenan memberikan masukan serta saran demi penyempurnaan kurikulum yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan di MTs Negeri 7 Bantul," ungkap Hidayat.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntolib, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi menekankan pentingnya implementasi kurikulum yang selaras dengan kebijakan Kementerian Agama serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing.

    "Dalam melaksanakan kurikulum, saya berharap MTs Negeri 7 Bantul dapat mengimplementasikan berbagai kebijakan pembelajaran yang telah ditetapkan mulai dari tingkat pusat hingga Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Kurikulum tidak hanya berbicara mengenai proses maupun hasil belajar, tetapi juga bagaimana menghasilkan lulusan yang memberikan dampak nyata (outcome). Untuk menghadapi era global, kita tidak bisa berpikir secara statis. Karena itu, manfaatkan forum uji publik ini untuk berdiskusi secara terbuka sehingga menghasilkan kurikulum yang semakin berkualitas," pesan Muntolib.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Sidik Pramono, memberikan apresiasi kepada MTs Negeri 7 Bantul yang telah melaksanakan uji publik sebelum dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027.

    "Kami memberikan apresiasi kepada MTs Negeri 7 Bantul yang telah melaksanakan uji publik kurikulum sebelum tahun pelajaran dimulai. Hal ini menunjukkan adanya kesiapan dalam menyelenggarakan pembelajaran. Kami juga berharap setiap madrasah memiliki keunggulan masing-masing. Oleh karena itu, Kanwil Kementerian Agama DIY terus melakukan pendampingan kepada madrasah agar mampu mengembangkan potensi unggulnya. Semoga uji publik hari ini menghasilkan kurikulum yang semakin baik dan bermanfaat bagi peserta didik," ujar Sidik Pramono.

    Selanjutnya, Siti Nurul Khusna selaku Staf Wakil Kepala Bidang Kurikulum memaparkan secara komprehensif dokumen Uji Publik Kurikulum MTs Negeri 7 Bantul Tahun Pelajaran 2026/2027. Paparan tersebut meliputi arah kebijakan kurikulum, program unggulan madrasah, penguatan karakter, pembelajaran kokurikuler, serta berbagai program pengembangan peserta didik yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran pada tahun pelajaran mendatang.

    Melalui forum uji publik tersebut, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan, serta tanggapan terhadap dokumen kurikulum. Berbagai masukan dari unsur Kementerian Agama, pengawas madrasah, komite, paguyuban orang tua, guru, pegawai, hingga perwakilan siswa diharapkan mampu menyempurnakan kurikulum sehingga semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan.

    Kegiatan ini menjadi wujud komitmen MTs Negeri 7 Bantul dalam menyelenggarakan pendidikan yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dengan melibatkan berbagai unsur dalam penyusunan kurikulum, madrasah berharap dokumen yang dihasilkan benar-benar menjadi pedoman yang mampu mengantarkan peserta didik menjadi generasi yang unggul, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(riza)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728