MTs Negeri 7 Bantul Gelar Workshop Moderasi Beragama di Malang Jawa Timur, Perkuat Fondasi Madrasah Damai dan Berintegritas
Bantul (MTsN 7 Bantul) – MTs Negeri 7 Bantul menyelenggarakan workshop bertajuk "Wujudkan Madrasah Damai dan Berintegritas melalui Moderasi Beragama" pada tanggal 9 Juli 2026 di Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan strategis ini diikuti secara penuh oleh seluruh guru dan karyawan madrasah sebagai upaya penguatan karakter pendidik dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan integritas di lingkungan pendidikan. Pemilihan lokasi di luar daerah bertujuan memberikan suasana pembelajaran yang lebih kondusif serta memperluas wawasan peserta tentang implementasi moderasi beragama dalam konteks kebhinekaan nasional yang lebih luas.
Hadir
sebagai narasumber utama dalam workshop tersebut adalah Kepala Bagian Tata
Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, H. Abd. Su'ud. Dalam
penyampaiannya, beliau menekankan bahwa moderasi beragama bukan sekadar teori,
melainkan praktik nyata dalam bersikap adil, seimbang, dan menghargai perbedaan
di tengah keberagaman siswa. Beliau juga menyoroti pentingnya peran guru dan
karyawan sebagai teladan hidup (role model) yang mampu menerjemahkan
prinsip-prinsip moderasi menjadi budaya sekolah yang inklusif, sehingga
madrasah benar-benar menjadi ruang aman bagi seluruh warga belajar tanpa
diskriminasi.
Peserta
workshop antusias mengikuti sesi interaktif yang membahas tantangan kontemporer
terkait radikalisme, intoleransi, dan degradasi moral di kalangan remaja.
Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, para pendidik diajak merumuskan
strategi konkret untuk mengintegrasikan nilai moderasi beragama ke dalam
kurikulum tersembunyi (hidden curriculum), kegiatan ekstrakurikuler,
hingga interaksi sehari-hari di kelas. Fokus utama adalah membangun ekosistem
madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki
ketahanan sosial dan spiritual yang kuat berdasarkan prinsip wasathiyah (jalan
tengah) Islam Nusantara.
Kegiatan workshop di Malang ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh civitas akademika MTs Negeri 7 Bantul untuk menjadikan moderasi beragama sebagai napas utama pengelolaan madrasah. Kepala Madrasah menegaskan bahwa keberhasilan program ini akan diukur dari perubahan perilaku positif di lapangan, bukan hanya dari dokumen perencanaan. Dengan bekal pemahaman yang utuh dari pemateri berpengalaman seperti H. Abd. Su'ud, MTs Negeri 7 Bantul optimis dapat mewujudkan visi madrasah yang damai, moderat, dan berintegritas tinggi, sekaligus mencetak generasi pelajar yang rahmatan lil 'alamin di era yang semakin kompleks ini.(DWS)
.jpeg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar