Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pegawai MTsN 7 Bantul Sampaikan Materi Siaga Bencana di Ajang MPLS SMA Negeri 1 Piyungan

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Piyungan hari ke-3, Rabu (15/07) menghadirkan tim Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dari tim relawan Kalurahan Sitimulyo Kapanewon Piyungan yang dikenal dengan nama RESIGANA (Relawan Sitimulyo Siaga Bencana). Latif Catur Mulyadi dan Iswahyudi dari tim FPRB RESIGANA Sitimulyo berkesempatan memaparkan materi tentang kesiapsiagaan bencana di satuan Pendidikan.



    Dengan gayanya yang khas Latif Catur Mulyadi yang kesehariannya bekerja sebagai ASN di MTsN 7 Bantul ini memaparkan tentang kebencanaan. Di awali dengan perkenalan, dilanjutkan pengenalan ancaman bencana, pengenalan kesiapsiagaan bencana dan praktek kesiapsiagaan bencana di sekolah. Sebelumnya, Catur Mulyadi mencairkan suasana dengan mengajak yel-yel kepada peserta MPLS yang merupakan siswa baru kelas X SMA Negeri 1 Piyungan yang berjumlah 180 orang. Latif Catur menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bencana di sekolah sangat penting untuk melindungi siswa, guru dan pegawai yang ada di lingkungan sekolah, melalui kegiatan ini akan dijelaskan tentang pilar dan langkah yang harus di ambil apabila terjadi kedaruratan di lingkungan sekolah.

    Langkah yang pertama adalah mengindetifikasi resiko yang mungkin terjadi di sekolah,memahami potensi akan membantu merancang tindakan yang efektif. ”Mengenali system peringatan dini di sekolah dan kenali titik jalur dan kumpul juga harus dipahamkan kepada siswa”, jelas Latif catur. Ditambahkan pula bahwa ancaman bencana alam di sekitar kita bisa berupa gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran dan angin ribut. Bencana dikategorikan menjadi dua yaitu bencana alam dan non alam yang keduanya bisa merugikan baik jiwa, harta maupun psikologis. Bencana non alam biasanya diakibatkan oleh ulah manusia seperti kecelakaan lalu lintas, perang, wabah penyakit dan kelaparan. Oleh karena itu kesiapsiagaan bencana sangat perlu dipahamkan kepada masyarakat luas, karena kesiapsiagaan tidak lepas dari kerja sama dan pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna. Salah satu dari kesiapsiagaan bencana adalah sering melakukan pelatihan atau simulasi agar kita menjadi pribadi yang siap menghadapi dan berdamai dengan bencana.(khan)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728