Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Tim Adiwiyata Merawat Tanaman Secara Rutin

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Tim Adiwiyata MTsN 7 Bantul terus berkomitmen menjaga keberlanjutan program madrasah berwawasan lingkungan melalui kegiatan pemeliharaan rutin tanaman di lahan pertanian milik madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Adiwiyata sekaligus media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan. Program Adiwiyata merupakan salah satu wujud nyata visi MTsN 7 Bantul sebagai madrasah yang berwawasan lingkungan.



    Lahan pertanian seluas 600 meter persegi yang dimiliki MTsN 7 Bantul dimanfaatkan secara optimal untuk membudidayakan berbagai tanaman produktif. Di antaranya cabai (lombok), jagung, tomat, pepaya (kates), terong, dan ketela. Tanaman-tanaman tersebut dirawat secara berkala melalui penyiraman, penyiangan gulma, pemupukan, serta pengendalian hama agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal.

    Koordinator Tim Adiwiyata,Isnan Rosyid, menyampaikan bahwa pemeliharaan rutin merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya tanaman. Selain menjaga kesuburan lahan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa agar memahami pentingnya kerja keras, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

    "Kami berharap lahan pertanian ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi laboratorium alam yang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan secara produktif," ujar Isnan Rosyid.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, memberikan apresiasi kepada Tim Adiwiyata yang secara konsisten merawat lahan pertanian madrasah. Menurutnya, keberadaan lahan produktif tersebut menjadi salah satu keunggulan MTsN 7 Bantul dalam mendukung pendidikan karakter, pembelajaran berbasis praktik, serta penguatan budaya cinta lingkungan.

    "Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada seluruh warga madrasah bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar program, tetapi menjadi budaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Semoga lahan pertanian ini semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi proses pembelajaran maupun masyarakat sekitar," ungkap Hidayat.

    Dengan pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkesinambungan, MTsN 7 Bantul optimis lahan pertanian seluas 600 meter persegi tersebut akan menjadi salah satu pusat pembelajaran lingkungan hidup yang produktif, sekaligus mendukung terwujudnya madrasah yang hijau, sehat, mandiri, dan berprestasi.(isnan)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728