Pertemuan K2MTs Kabupaten Bantul Bahas Penguatan Mutu Madrasah dan Strategi Peningkatan Penerimaan Murid Baru
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (K2MTs) Kabupaten Bantul menggelar pertemuan rutin pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di MTs Ibnul Qayyim. Kegiatan ini dihadiri 28 kepala madrasah dari 33 anggota, serta tiga pengawas madrasah, yaitu Etyk Nurhayati, Miftahul Bahri, dan Suhadi.
Pertemuan
dibuka dengan penyampaian berbagai informasi kedinasan oleh Ketua K2MTs
Kabupaten Bantul, Sugeng Muhari. Selanjutnya, Kepala MTs Ibnul Qayyim, Bayu
Kurniawan, menyampaikan kata pamit seiring dengan estafet kepemimpinan madrasah
yang kini dilanjutkan oleh Winarni.
Dalam
sambutannya, Bayu Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala
madrasah atas kebersamaan, ilmu, dan pengalaman yang telah dibagikan selama
bertugas. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengawas Madrasah Miftahul
Bahri atas bimbingan dan arahannya selama ini. Dengan penuh kehangatan, ia
memohon maaf atas segala kekhilafan seraya menyampaikan pesan, "Secara
kedinasan kita bisa berpisah, tetapi pasuduluran sak lawase."
Usai
melepas jabatan sebagai kepala madrasah, Bayu Kurniawan akan melanjutkan tugas
sebagai Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana MA Ibnul Qayyim serta Wakil
Kepala Bidang Humas MTs Ibnul Qayyim. Sambutan perpisahan tersebut mendapat
tanggapan dari Sugiyono, Wakil Ketua K2MTs Kabupaten Bantul, yang menyampaikan
apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Bayu selama memimpin.
Pada
sesi pembinaan, Hj. Etyk Nurhayati, menegaskan bahwa tantangan pengawas dan
madrasah ke depan semakin besar, terutama dalam meningkatkan jumlah peserta
didik baru. Ia mendorong madrasah untuk membangun citra positif melalui
branding yang kuat, meningkatkan prestasi siswa maupun guru, menciptakan slogan
yang mudah diingat, mengoptimalkan media sosial, meningkatkan mutu
pembelajaran, memberikan pelayanan prima, memperkuat komunikasi, menjalin
silaturahmi dengan tokoh masyarakat, serta membiasakan pemberian apresiasi kepada
siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Sementara
itu, H. Miftahul Bahri, menyampaikan pembinaan terkait pelaksanaan program
kurikulum dan kesiswaan. Ia juga mengapresiasi MTsN 7 Bantul yang telah
mendokumentasikan kegiatan pembelajaran guru di kelas sebagai bagian dari
penguatan budaya mutu. Selain itu, ia mengingatkan seluruh kepala madrasah agar
aktif mengomunikasikan berbagai persoalan yang dihadapi kepada pengawas
sehingga dapat dicarikan solusi bersama.
Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan seksama. Pertemuan diharapkan semakin memperkuat sinergi antar kepala madrasah dan pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Bantul.(hidayat)




Tidak ada komentar
Posting Komentar