Terlibat Aktif, Perwakilan OSIS Mengikuti Uji Publik Kurikulum MTsN 7 Bantul
Bantul (MTs Negeri 7 Bantul) – Pagi ini, Rabu (8/7/2026) empat orang perwakilan OSIS MTsN 7 Bantul (Cut Asyifa Nistrina Putri Jamfa, Shafiqa Cantika Mrzty, Zaskia Nathania Thalitha Rachman, Zain Lie Anwar Apriyanto) mengikuti Uji Publik Kurikulum secara langsung yang diselenggarakan di hall MTsN 7 Bantul. Keikutsertaannya merupakan fasilitas yang diberikan oleh madrasah yang memang layak diterima oleh para siswa agar turut belajar terlibat aktif mengenal lebih jauh untuk memajukan MTsN 7 Bantul.
Uji publik kurikulum merupakan
tahapan penting dalam hal rancangan kurikulum, baik tingkat nasional maupun
satuan pendidikan dipresentasikan kepada publik. Tujuannya untuk menjaring
saran, kritik, dan masukan dari pemangku kepentingan (madrasah, komite, orang
tua, siswa, bahkan pihak lain) agar kurikulum lebih relevan, transparan, dan
sesuai kebutuhan nyata. Uji publik Kurikulum di MTsN 7 Bantul sudah menjadi
agenda rutin yang selalu digelar menjelang awal Tahun Ajaran.
Uji publik MTsN 7 Bantul berlangsung
mulai pukul 08.00–10.00, diselenggarakan sebagai upaya menyempurnakan kurikulum
sebelum kurikulum resmi digunakan. Kegiatan ini mencakup empat komponen utama,
yaitu tujuan, yang berisi kesesuaian visi dan misi madrasah dengan
standard pendidikan nasional; materi, yang berisi relevansi bahan ajar
dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja atau tahap selanjutnya; metode
yang membahas tentang strategi yang digunakan oleh tenaga pendidik; serta evaluasi,
yang mengupas sistem penilaian untuk mengukur keberhasilan belajar siswa.
Kepala Bidang Pendidikan
Madrasah Kanwil Kemenag DIY (Sidik Pramono)
dalam sambutannya, antara lain menyampaikan bahwa dari 8 (delapan)
program prioritas Kementerian Agama, terdapat 4 (empat) program yang masuk dalam perjanjian kinerja,
yaitu: 1. Kerukunan dan cinta
kemanusiaan (tertuang dalam modul KBC); 2.Pendidikan unggul, ramah, dan
terintegrasi; 3. Ekoteologi (misalnya melepaskan burung prenjak, menebar ikan
di Sungai); 4. Digitalisasi tata kelola (misalnya mengola madrasah secara
digital).
Sementara itu, Cut Asyifa
Nisrina Putri Jamfa selaku Ketua OSIS MTsN 7 Bantul periode 2025-2026 yang
sekaligus mewakili unsur peserta didik dalam acara ini menyampaikan rasa
senangnya karena mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam Uji Publik Kurikulum,
karena menjadi pengalaman yang sangat berharga. Di ajang ini siswa diberi
kesempatan untuk bertanya dan mengeluarkan pendapat, sebagaimana telah
disampaikan oleh Zaskia Nathania Thalita Rachman yang mengusulkan pengucapan
Visi dan Misi dalam setiap upacara bendera dan Pramuka wajib dilaksanakan untuk
kelas VIII.(Lan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar