Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Terlibat Aktif, Perwakilan OSIS Mengikuti Uji Publik Kurikulum MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTs Negeri 7 Bantul) – Pagi ini, Rabu (8/7/2026) empat orang perwakilan OSIS MTsN 7 Bantul (Cut Asyifa Nistrina Putri Jamfa, Shafiqa Cantika Mrzty, Zaskia Nathania Thalitha Rachman, Zain Lie Anwar Apriyanto) mengikuti Uji Publik Kurikulum secara langsung yang diselenggarakan di hall MTsN 7 Bantul.   Keikutsertaannya merupakan fasilitas yang diberikan oleh madrasah yang memang layak diterima oleh para siswa agar turut belajar terlibat aktif mengenal lebih jauh untuk memajukan MTsN 7 Bantul.



    Uji publik kurikulum merupakan tahapan penting dalam hal rancangan kurikulum, baik tingkat nasional maupun satuan pendidikan dipresentasikan kepada publik. Tujuannya untuk menjaring saran, kritik, dan masukan dari pemangku kepentingan (madrasah, komite, orang tua, siswa, bahkan pihak lain) agar kurikulum lebih relevan, transparan, dan sesuai kebutuhan nyata. Uji publik Kurikulum di MTsN 7 Bantul sudah menjadi agenda rutin yang selalu digelar menjelang awal Tahun Ajaran.

    Uji publik MTsN 7 Bantul berlangsung mulai pukul 08.00–10.00, diselenggarakan sebagai upaya menyempurnakan kurikulum sebelum kurikulum resmi digunakan. Kegiatan ini mencakup empat komponen utama, yaitu tujuan, yang berisi kesesuaian visi dan misi madrasah dengan standard pendidikan nasional; materi, yang berisi relevansi bahan ajar dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja atau tahap selanjutnya; metode yang membahas tentang strategi yang digunakan oleh tenaga pendidik; serta evaluasi, yang mengupas sistem penilaian untuk mengukur keberhasilan belajar siswa.

    Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY (Sidik Pramono)  dalam sambutannya, antara lain menyampaikan bahwa dari 8 (delapan) program prioritas Kementerian Agama, terdapat 4 (empat)  program yang masuk dalam perjanjian kinerja, yaitu: 1.  Kerukunan dan cinta kemanusiaan (tertuang dalam modul KBC); 2.Pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi; 3. Ekoteologi (misalnya melepaskan burung prenjak, menebar ikan di Sungai); 4. Digitalisasi tata kelola (misalnya mengola madrasah secara digital).

    Sementara itu, Cut Asyifa Nisrina Putri Jamfa selaku Ketua OSIS MTsN 7 Bantul periode 2025-2026 yang sekaligus mewakili unsur peserta didik dalam acara ini menyampaikan rasa senangnya karena mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam Uji Publik Kurikulum, karena menjadi pengalaman yang sangat berharga. Di ajang ini siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan mengeluarkan pendapat, sebagaimana telah disampaikan oleh Zaskia Nathania Thalita Rachman yang mengusulkan pengucapan Visi dan Misi dalam setiap upacara bendera dan Pramuka wajib dilaksanakan untuk kelas VIII.(Lan)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728