Belajar Akhlak Terpuji melalui Presentasi Kelompok, Siswa Kelas VIII B MTsN 7 Bantul Tunjukkan Keaktifan dan Keberanian
Bantul (MTsN 7 Bantul) — Pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII B MTsN 7 Bantul berlangsung aktif dan interaktif melalui kegiatan presentasi kelompok dengan materi Akhlak Terpuji, yang meliputi ikhtiar, tawakal, sabar, syukur, dan qanaah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memperkuat pemahaman siswa sekaligus melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama.
Dalam
kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu dibagi menjadi lima kelompok.
Masing-masing kelompok mendapatkan satu topik materi, yaitu kelompok ikhtiar,
tawakal, sabar, syukur, dan qanaah. Setelah melakukan diskusi dan mempersiapkan
materi, setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil pembahasannya
di depan kelas.
Melalui
presentasi tersebut, siswa tidak hanya dituntut memahami pengertian dan contoh
penerapan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga belajar
menyampaikan gagasan dengan percaya diri. Siswa dari kelompok lain juga
diberikan kesempatan untuk menyimak, memberikan tanggapan, maupun mengajukan
pertanyaan sehingga pembelajaran berlangsung secara dua arah.
Guru
mata pelajaran Akidah Akhlak, Nanik Al Inayah, menyampaikan bahwa kegiatan
presentasi dipilih agar siswa tidak hanya menerima materi dari guru, tetapi
juga terlibat langsung dalam proses menemukan dan menyampaikan pemahaman.
“Melalui kegiatan presentasi ini, saya berharap anak-anak tidak hanya memahami arti ikhtiar, tawakal, sabar, syukur, dan qanaah secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini melatih keberanian, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi mereka,” ujar Nanik.
Kegiatan
pembelajaran ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk menghubungkan materi
Akidah Akhlak dengan kehidupan nyata. Ikhtiar mengajarkan pentingnya berusaha,
tawakal mengajarkan berserah diri kepada Allah setelah berusaha, sabar melatih
keteguhan dalam menghadapi berbagai keadaan, syukur membiasakan menghargai
nikmat Allah, sedangkan qanaah mengajarkan sikap menerima dan merasa cukup atas
ketentuan Allah dengan tetap berusaha secara optimal.
Dengan model pembelajaran tersebut, diharapkan siswa kelas VIII B semakin memahami bahwa akhlak terpuji bukan sekadar materi yang dipelajari di dalam kelas, melainkan nilai yang perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari di madrasah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.(naya)




Tidak ada komentar
Posting Komentar