Mantapkan Taharah, Siswa Kelas VII D MTsN 7 Bantul Setorkan Hafalan Niat dan Doa Setelah Wudu
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Menanamkan pemahaman taharah sejak dini, siswa kelas VII D MTsN 7 Bantul mengikuti kegiatan hafalan niat dan doa setelah wudu pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di ruang kelas VII D pada jam pelajaran Fikih. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas VII D ini merupakan bagian dari pembelajaran materi Taharah (bersuci), khususnya wudu. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memenuhi tujuan pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman rukun-rukun dan sunnah-sunnah berwudu, serta memastikan siswa mampu memahami dan menghafalkan niat dan doa setelah wudu dengan baik dan benar sesuai syariat.
Setelah
guru menyampaikan materi tentang tata cara berwudu, rukun-rukun, sunnah-sunnah,
niat, serta doa setelah wudu, pembelajaran dilanjutkan dengan praktik dan penilaian
hafalan secara individu. Setiap siswa melakukan setoran hafalan secara langsung
kepada guru untuk mengetahui tingkat pemahaman masing-masing. Dari hasil
analisis pembelajaran, masih terdapat beberapa siswa yang belum sepenuhnya
memahami rukun dan sunnah berwudlu, termasuk hafalan niat dan doa setelah wudu.
Melalui kegiatan ini, guru memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk
memperbaiki pemahaman dan hafalannya sehingga mampu melaksanakan wudu dengan
benar dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pembelajaran ditutup dengan pesan dan penguatan dari guru bahwa kesucian merupakan salah satu hal penting dalam pelaksanaan ibadah, terutama sebelum melaksanakan salat. Siswa diingatkan untuk senantiasa melaksanakan wudu dengan benar sesuai syariat serta berusaha menghafalkan niat dan doa setelah wudu. Guru juga menjelaskan bahwa niat merupakan bagian penting dalam ibadah wudlu meskipun tidak harus dilafalkan dengan lisan, sedangkan membaca doa setelah wudlu merupakan amalan sunnah. Dengan pembiasaan dan penilaian hafalan secara individu ini, diharapkan seluruh siswa kelas VII D semakin memahami taharah, mampu mempraktikkan wudu dengan benar, serta terbiasa menjaga kesucian sebagai bekal dalam menjalankan ibadah sehari-hari.(norhay)



Tidak ada komentar
Posting Komentar