Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kanwil Kemenag DIY Monitoring Sarana dan Prasarana di MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan Monitoring Sarana dan Prasarana di Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Bantul, Kamis (20/08). Kegiatan monitoring yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan dan pemanfaatan sarana prasarana madrasah berjalan dengan baik serta mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan.



    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Abd. Su'ud, dan Ketua Tim Kerja Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Saniyyatuz Zulfa. Kedatangan keduanya diterima langsung oleh Kepala MTs Negeri 7 Bantul Hidayat didampingi Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul Merry Kristiana Dessi.

    Dalam monitoring tersebut, Abd. Su'ud melakukan komunikasi dan koordinasi secara langsung dengan Kepala MTs Negeri 7 Bantul Hidayat terkait kondisi serta pengelolaan sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah. Pembahasan tersebut mencakup berbagai hal yang berkaitan dengan keberadaan, pemanfaatan, dan pengelolaan sarana prasarana sebagai bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi madrasah.

    Sementara itu, Saniyyatuz Zulfa didampingi Merry Kristiana Dessi berkeliling melihat secara langsung sejumlah fasilitas yang terdapat di lingkungan MTs Negeri 7 Bantul. Monitoring dilakukan mulai dari lingkungan Tata Usaha, Ruang Perpustakaan, sejumlah ruang di lantai 2, hingga Ruang Laboratorium Komputer beserta sarana dan prasarana pendukungnya.

    Selain melihat kondisi fasilitas yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, monitoring juga mencermati keberadaan tanah MTs Negeri 7 Bantul yang sebelumnya bersumber dari Komite Madrasah dan telah dihibahkan kepada Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Menariknya, saat rombongan melakukan monitoring di Ruang Perpustakaan, secara kebetulan sedang berlangsung kegiatan pelatihan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) yang diikuti oleh beberapa guru MTs Negeri 7 Bantul. Saniyyatuz Zulfa turut menyaksikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari monitoring pemanfaatan sarana prasarana madrasah, khususnya bagaimana fasilitas teknologi yang tersedia dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung peningkatan kompetensi guru dan proses pembelajaran.

    Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sarana dan prasarana madrasah tidak hanya dilihat dari keberadaan maupun kondisi fisiknya, tetapi juga dari aspek pemanfaatannya dalam menunjang aktivitas pendidikan. Keberadaan IFP yang dimanfaatkan guru dalam kegiatan pelatihan menjadi salah satu gambaran bahwa fasilitas madrasah terus diupayakan agar memberikan manfaat secara optimal.

    Kepala Tata Usaha MTs Negeri 7 Bantul, Merry Kristiana Dessi, menyampaikan bahwa monitoring dari Kanwil Kemenag DIY menjadi kesempatan bagi madrasah untuk melihat kembali pengelolaan sarana dan prasarana secara lebih menyeluruh.

    “Hari ini saya bersama Bapak Kepala Madrasah menerima tamu dari Kanwil Kemenag DIY dalam rangka Monitoring Sarana dan Prasarana Madrasah. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan arahan serta memastikan bahwa sarana dan prasarana yang ada di MTs Negeri 7 Bantul dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Merry.

    Lebih lanjut, Merry menegaskan bahwa sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang berbagai aktivitas di madrasah. Menurutnya, fasilitas yang tersedia perlu dijaga, dikelola, dan dimanfaatkan secara optimal sehingga keberadaannya benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan.

    “Kami tentu berharap seluruh sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah dapat terus memberikan manfaat bagi warga madrasah. Tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga benar-benar digunakan untuk mendukung kegiatan administrasi, pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, kegiatan literasi, maupun berbagai aktivitas pendidikan lainnya. Monitoring seperti ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan pengelolaan secara tertib dan berkelanjutan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala MTs Negeri 7 Bantul Hidayat menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama DIY. Kehadiran jajaran Kanwil secara langsung di madrasah dinilai memberikan ruang untuk melakukan komunikasi sekaligus melihat kondisi sarana prasarana secara nyata di lapangan.

    Monitoring berlangsung dalam suasana komunikatif. Selain melakukan pengecekan secara langsung terhadap sejumlah fasilitas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara madrasah dengan Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka pengelolaan Barang Milik Negara dan pengembangan sarana prasarana madrasah.

    Melalui kegiatan monitoring ini, MTs Negeri 7 Bantul berkomitmen untuk terus menjaga, menata, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki. Dengan pengelolaan yang tertib dan pemanfaatan yang tepat sasaran, sarana prasarana diharapkan semakin mampu mendukung terciptanya layanan pendidikan madrasah yang efektif, nyaman, dan berkualitas.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728