Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua, POT Kelas IX C MTsN 7 Bantul Bentuk Kepengurusan
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Paguyuban Orang Tua (POT) Kelas IX C MTsN 7 Bantul Tahun Ajaran 2026/2027 menggelar pertemuan perdana sekaligus membentuk kepengurusan POT kelas pada Sabtu (22/8/2026) pukul 15.30 WIB di Hall/Aula MTsN 7 Bantul. Pertemuan tersebut dihadiri 10 orang tua murid bersama wali kelas IX C, Nurhidayati, sebagai langkah awal memperkuat komunikasi dan koordinasi antara madrasah dengan orang tua.
Pembentukan POT bertujuan memudahkan pihak madrasah dalam berkomunikasi
dan berkoordinasi dengan seluruh orang tua murid, khususnya terkait proses
pembelajaran dan kegiatan kelas. Komunikasi yang baik diharapkan dapat
meminimalisasi miskomunikasi sekaligus meningkatkan keterlibatan orang tua
dalam mendampingi perkembangan belajar putra-putrinya.
Dalam pertemuan perdana tersebut, wali kelas IX C, Nurhidayati,
mengawali kegiatan dengan ta’aruf karena pertemuan menjadi kesempatan pertama
bagi orang tua dan wali kelas untuk saling mengenal. Selanjutnya, wali kelas
mensosialisasikan Pedoman Budaya Positif dan Disiplin Murid MTs Negeri 7 Bantul
Tahun Ajaran 2026/2027.
Pedoman tersebut diarahkan untuk membentuk murid yang beriman, bertakwa,
berakhlakul karimah, sekaligus membangun budaya disiplin, tanggung jawab,
kejujuran, kepedulian, dan kemandirian. Pedoman juga bertujuan menciptakan
lingkungan madrasah yang aman, nyaman, tertib, bersih, sehat, ramah anak, dan
berwawasan lingkungan.
Dalam penyampaiannya, Nurhidayati menekankan pentingnya sinergi antara
orang tua dan guru dalam mendampingi proses pendidikan anak. Menurutnya,
keberhasilan pembelajaran tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi
membutuhkan keterlibatan orang tua di rumah.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik
antara orang tua dan wali kelas. Bagaimanapun, guru mereka di rumah adalah
orang tua dan orang tua mereka di sekolah adalah guru. Dengan komunikasi dan
keterlibatan yang baik, diharapkan proses belajar anak dapat semakin
meningkat,” ungkap Nurhidayati.
Selain membahas komunikasi dan pendampingan belajar, pertemuan juga
menghasilkan kepengurusan POT Kelas IX C. Sri Wati, ibu dari Ananda Anandito
Aryo Nugroho, terpilih sebagai ketua. Rini Kadarwati, ibu dari Ananda Faishal
Raof Muharrami, dipercaya sebagai sekretaris, sedangkan Jumini, ibu dari Ananda
Arka Muhammad Ihnaton, sebagai bendahara.
Ketua POT terpilih, Sri Wati, mengajak seluruh orang tua untuk aktif
terlibat dalam mendampingi putra-putrinya, terutama dalam berbagai kegiatan
yang menjadi program madrasah.
“Kami mengajak semua orang tua turut aktif berperan dalam pendampingan
putra-putrinya dalam kegiatan yang menjadi program madrasah agar program
madrasah dapat berjalan dengan baik, terutama program yang berkaitan dengan
kegiatan belajar kelas IX,” ujar Sri Wati.
Pertemuan perdana POT Kelas IX C tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya komunikasi yang terbuka, efektif, dan berkelanjutan antara orang tua dan madrasah. Dengan sinergi yang kuat, pendampingan terhadap murid di kelas IX diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung perkembangan akademik, karakter, kedisiplinan, serta kesiapan murid menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.(Ida)



Tidak ada komentar
Posting Komentar