Sambut Siswa di Pagi Hari, Pengawas Madrasah Membersamai Aktivitas Awal di MTsN 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Kehadiran Pengawas Madrasah pada pagi hari turut memberikan semangat bagi guru, pegawai, dan siswa MTsN 7 Bantul. Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Bantul, Miftahul Bahri hadir dan membersamai guru serta pegawai dalam menyambut kedatangan siswa di pintu masuk halaman madrasah pada Rabu (19/7/2026) mulai pukul 06.30 WIB.
Kehadiran Pengawas Madrasah tersebut menjadi bagian dari kegiatan
monitoring sekaligus pembinaan terhadap pelaksanaan pembelajaran di MTsN 7
Bantul. Monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran secara objektif mengenai
pelaksanaan proses pembelajaran di madrasah serta melihat berbagai hal yang
dapat menjadi bahan refleksi dan tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan.
Pada pagi hari tersebut, Pengawas Madrasah bersama guru dan pegawai yang
hadir lebih awal menyambut siswa yang datang ke madrasah. Kehadiran di pintu
masuk menjadi bentuk kebersamaan sekaligus upaya menciptakan suasana awal
pembelajaran yang positif, ramah, dan menyenangkan bagi siswa.
Monitoring kegiatan pembelajaran oleh Pengawas Madrasah tidak
semata-mata diarahkan untuk menilai kinerja guru. Kegiatan tersebut lebih
ditekankan sebagai sarana pembinaan, pendampingan, refleksi, dan peningkatan
mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Melalui kehadiran secara langsung di lingkungan madrasah, Pengawas
Madrasah dapat memperoleh gambaran mengenai suasana dan budaya madrasah sejak
aktivitas pagi dimulai. Interaksi bersama guru, pegawai, dan siswa juga menjadi
bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dalam mendukung
pelaksanaan pendidikan.
Kegiatan monitoring diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif
bagi madrasah dan guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang semakin
berkualitas. Hasil pengamatan dan refleksi selanjutnya dapat menjadi bahan
pendampingan untuk memperkuat praktik pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa
dan kondisi madrasah.
Kehadiran Pengawas Madrasah pada pagi hari
tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan pendidikan tidak hanya
berlangsung di dalam ruang kelas. Pendampingan dan monitoring dapat dilakukan
melalui interaksi langsung dengan seluruh warga madrasah sehingga tercipta
suasana kerja dan pembelajaran yang kolaboratif, positif, dan berkelanjutan.(Ida)



Tidak ada komentar
Posting Komentar