Header Ads

ad728
  • Breaking News

    6 Guru Keagamaan MTsN 7 Bantul Dampingi 7 Mahasiswa PLP STIT Madani Yogyakarta

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Sebanyak enam guru keagamaan MTs Negeri 7 Bantul ditunjuk sebagai guru pembimbing bagi tujuh mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Tarbiyah STIT Madani Yogyakarta, Rabu (02/09) pagi. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan PLP mahasiswa STIT Madani Yogyakarta di MTs Negeri 7 Bantul.



    Kegiatan serah terima dan koordinasi awal mahasiswa PLP berlangsung di Ruang Perpustakaan MTs Negeri 7 Bantul mulai pukul 10.00 WIB. Tujuh mahasiswa yang melaksanakan PLP terdiri atas empat mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan tiga mahasiswa Pendidikan Agama Islam.

    Enam guru keagamaan MTs Negeri 7 Bantul selanjutnya mendapatkan tugas untuk mendampingi mahasiswa selama menjalankan kegiatan PLP. Dalam pembagian tugas tersebut, terdapat satu guru yang membimbing dua mahasiswa, sehingga seluruh tujuh mahasiswa mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing madrasah.

    Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Reni Astuti, memperkenalkan jajaran guru pembimbing sekaligus menjelaskan pembagian pendampingan kepada para mahasiswa. Koordinasi awal tersebut dilakukan agar mahasiswa memahami tugas, lingkungan kerja, serta pola pendampingan selama melaksanakan PLP di MTs Negeri 7 Bantul.

    Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Hidayat, menyambut baik keterlibatan guru madrasah dalam membimbing mahasiswa PLP.

    “Para mahasiswa kami terima untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung di madrasah. Kami berharap guru pembimbing dapat mendampingi dengan baik, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang bermanfaat sekaligus dapat ikut memberikan kontribusi positif selama berada di MTs Negeri 7 Bantul,” ungkapnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua III STIT Madani Yogyakarta, Ustad Husni Arsyad, berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan PLP sebagai ruang untuk belajar secara langsung dari para guru.

    “Mahasiswa kami datang untuk belajar. Karena itu, kami mohon para mahasiswa dapat mengikuti arahan guru pembimbing dengan baik. Jika ada kekurangan selama proses PLP, silakan diarahkan dan ditegur karena semuanya merupakan bagian dari proses pembelajaran,” tuturnya.

    Setelah pembagian guru pembimbing, para mahasiswa melakukan perkenalan dan koordinasi secara langsung dengan masing-masing pembimbing. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menyusun dan menyesuaikan kegiatan PLP dengan kondisi serta program pendidikan di MTs Negeri 7 Bantul.

    Melalui pendampingan tersebut, madrasah berupaya memberikan pengalaman praktik yang nyata kepada mahasiswa sekaligus membuka ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antara guru MTs Negeri 7 Bantul dengan calon pendidik dari STIT Madani Yogyakarta.(riza)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728