Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kolaborasi dengan Psikolog Puskesmas Piyungan untuk Deteksi Dini Kesehatan Mental Murid

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — MTsN 7 Bantul terus memperkuat layanan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan psikologis murid. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun kolaborasi dengan Psikolog Puskesmas Piyungan dalam upaya deteksi dini kesehatan mental murid.



    Kegiatan kolaborasi tersebut melibatkan Guru BK MTsN 7 Bantul, Isnan Rosyid, bersama Psikolog Puskesmas Piyungan, Basyir, dengan dukungan Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat,

    Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling yang komprehensif. Guru BK memiliki peran penting dalam mengenali berbagai perubahan perilaku, emosi, hubungan sosial, maupun kondisi belajar murid yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

    “Deteksi dini penting dilakukan agar berbagai persoalan yang dialami murid dapat dikenali sejak awal. Guru BK dapat melakukan pendampingan sesuai kewenangannya, sedangkan persoalan yang membutuhkan penanganan psikologis lebih lanjut dapat dikonsultasikan atau dirujuk kepada tenaga profesional,” ujar Isnan Rosyid.

    Dalam proses tumbuh kembangnya, murid dapat menghadapi berbagai tantangan, seperti tekanan belajar, kesulitan beradaptasi, masalah pertemanan, konflik keluarga, kecemasan, perubahan suasana hati, hingga persoalan perilaku. Tidak semua persoalan tersebut dapat ditangani hanya melalui layanan BK di madrasah.

    Oleh karena itu, keterlibatan psikolog menjadi bagian penting dalam membangun sistem layanan yang saling terhubung. Melalui kolaborasi dengan Psikolog Puskesmas Piyungan, Basyir, madrasah dapat memperoleh perspektif profesional dalam memahami kondisi psikologis murid serta menentukan langkah pendampingan yang sesuai.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, menyampaikan bahwa madrasah perlu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan mendukung perkembangan murid secara utuh.

    “Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Kondisi psikologis dan kenyamanan murid juga menjadi bagian penting agar mereka dapat belajar, berkembang, dan berprestasi secara optimal,” tutur Hidayat.

    Melalui kerja sama antara madrasah, Guru BK, orang tua, tenaga kesehatan, dan psikolog, diharapkan muncul sistem pendampingan yang lebih terpadu. Murid yang membutuhkan perhatian dapat memperoleh bantuan sedini mungkin dengan tetap memperhatikan *kerahasiaan, martabat, dan kepentingan terbaik murid.

    Kolaborasi MTsN 7 Bantul dengan Psikolog Puskesmas Piyungan ini sekaligus menjadi komitmen madrasah untuk menghadirkan layanan BK yang semakin profesional dan komprehensif. Dengan deteksi dini dan pendampingan yang tepat, madrasah berharap setiap murid dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, percaya diri, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan.(isnan)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728