Membangun Sinergi Kuat, POT VII D selenggarakan Pertemuan Strategis Demi Masa Depan Murid
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Sabtu pagi (26/9) mulai pukul 09.00 WIB dalam rangka mempererat kominikasi dan menyatukan visi pendidikan, Paguyuban Orang Tua (POT) VII D menggelar pertemua kedua, dihadiri juga oleh wali kelas, Lanjariyah. Pertemuan berlangsung di ruang kelas VII D, dengan agenda utama Parenting Menghadapi Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) dan Sosialisasi Meningkatkan Prestasi Ekstrakurikuler.
Di
kegiatan ini yang menjadi penanggung jawab adalah kelompok dua. Dalam
sambutannya, yang diwakili oleh ibu Gatik, menyampaikan terima kasih yang tak
terhingga atas atensi semuanya, yang tentunya sangat berarti bagi
keberlangsungan silaturahkhim POT. Ketua POT kelas VII D, bapak Hadiwira juga
menandaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter dan akademik anak-anak tidak
bisa bertumpu pada satu pihak saja, melainkan harus ada kerja sama yang kuat
antara orang tua dan madrasah.
Acara
dilanjutkan dengan paparan materi yang disampaikan oleh Lanjariyah. Madrasah
dan orang tua adalah dua pilar utama. Parenting dengan tema “Sinergi
Orang Tua dan Madrasah: Mengantarkan Ananda Sukses ASTS Kelas VII”, kita ingin
memastikan bahwa apa yang diajarkan di madrasah selaras dengan pembiasaan di
rumah. Kolaborasi yang akan melahirkan lingkungan belajar yang ideal bagi
anak-anak kita. Lanjariyah juga mengajak agar orang tua siap menjadi mitra
strategis madrasah, sehingga optimistis dengan segala tantangan dalam mendidik
anak di era digital ini bisa kita lalui bersama.
ASTS merupakan
cermin evaluasi proses, yang membantu orang tua dan guru mengetahui peta
kekuatan dan kelemahan anak, sangat membutuhkan peran utama orang tua di rumah,
yaitu sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping spiritual anak. Orang tua
juga perlu memahami strategi belajar yang efektif bagi anak-anaknya, dengan
mengenali gaya belajarnya dan siap mendampingi anak-anaknya belajar. Menjaga
kesehatan mental/fisik, dan spiritual anak juga penting. “Nilai angka di atas
kertas itu penting, namun pembentukan karakter, kejujuran, dan ketangguhan anak
jauh lebih utama. Mari bekerja sama, madrasah mendidik di kelas, orang tua
mendidik di rumah. Sinergi orang tua dan madrasah perlu selalu dibangun,”
pungkas Lanjariyah.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolaborasi. Melalui momentum ini, POT VII D siap melangkah bersama demi mencetak generasi yang tidak hanya cercas secara intelektual, tetapi juga berakhlakul karimah.(Lan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar