Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pererat Tali Silaturahmi, Wali Kelas IX B dan POT Jenguk Murid Pascaoperasi

    Bantul (MTsN 7 Bantul) — Kepedulian terhadap peserta didik kembali ditunjukkan keluarga besar MTsN 7 Bantul. Wali Kelas IX B, Eryanto Mahmudi, bersama Paguyuban Orang Tua (POT) menjenguk Endrian Agung Prasetyo, peserta didik kelas IX B yang sedang menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi usus buntu. Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara madrasah, peserta didik, dan orang tua.



    Kunjungan dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026) sore. Rombongan wali kelas dan anggota POT berkumpul di depan MTsN 7 Bantul pada pukul 14.00 WIB sebelum bersama-sama menuju kediaman Endrian di Kuncen, Tegaltirto, Berbah, Sleman.

    Endrian diketahui telah menjalani operasi usus buntu pada Kamis (24/9/2026). Setelah menjalani tindakan medis tersebut, Endrian masih membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum kembali mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah.

    Kehadiran wali kelas bersama Paguyuban Orang Tua di kediaman Endrian disambut dengan suasana kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan doa dan memberikan semangat agar Endrian dapat menjalani proses pemulihan dengan baik. Selain itu, kunjungan juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi dengan keluarga mengenai kondisi Endrian selama menjalani masa pemulihan.

    Wali Kelas IX B MTsN 7 Bantul, Eryanto Mahmudi, mengatakan bahwa perhatian terhadap peserta didik merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun lingkungan pendidikan yang humanis.

    “Hubungan antara guru, peserta didik, dan orang tua tidak hanya terjalin dalam kegiatan pembelajaran. Ketika ada peserta didik yang sedang mengalami kondisi tertentu, kita perlu hadir memberikan perhatian, dukungan, dan semangat,” ujar Eryanto.

    Menurutnya, kepedulian tersebut penting untuk membangun rasa kekeluargaan di lingkungan madrasah. Peserta didik diharapkan tidak hanya merasakan kehadiran guru ketika berada di ruang kelas, tetapi juga memperoleh dukungan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian.

    Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Wali Kelas IX B dan Paguyuban Orang Tua untuk mempererat komunikasi. Sinergi antara madrasah dan keluarga dinilai penting dalam mendampingi perkembangan peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun dalam aspek sosial dan emosional.

    Keberadaan Paguyuban Orang Tua turut memberikan warna dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan antara orang tua peserta didik dan wali kelas menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap kondisi peserta didik. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat terus dipelihara sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

    Kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian dan empati. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian hasil belajar, tetapi juga pembentukan karakter melalui sikap saling menghargai, membantu, dan memberikan dukungan kepada sesama.

    Melalui kunjungan tersebut, keluarga besar MTsN 7 Bantul berharap Endrian Agung Prasetyo dapat menjalani masa pemulihan dengan lancar dan segera memperoleh kesehatan. Setelah kondisinya memungkinkan, Endrian diharapkan dapat kembali mengikuti kegiatan pembelajaran bersama teman-temannya di kelas IX B.

    Kegiatan sederhana tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MTsN 7 Bantul dalam membangun hubungan yang harmonis antara madrasah, peserta didik, dan keluarga. Silaturahmi dan kepedulian diharapkan terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan madrasah yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya empati, kebersamaan, dan nilai-nilai kekeluargaan.(ery)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728