Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Puskesmas Piyungan Gelar Skrining Kesehatan Komprehensif untuk 192 Siswa Baru MTsN 7 Bantul

    Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dalam upaya menjamin kesehatan optimal bagi peserta didik baru, Puskesmas Piyungan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan massal yang menyasar seluruh siswa kelas VII (A-F) MTs Negeri 7 Bantul. Sebanyak 192 siswa mengikuti skrining ini secara tertib dan antusias di lingkungan madrasah pada hari yang telah dijadwalkan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh drg. Galuida Winata T. Ivonna bersama tim perawat puskesmas, menandai komitmen kuat sektor kesehatan dalam mendukung program sekolah sehat dan deteksi dini masalah kesehatan remaja di wilayah Kecamatan Piyungan.



    Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan bersifat komprehensif dan mencakup aspek vital bagi tumbuh kembang remaja. Tim medis dari Puskesmas Piyungan melakukan cek kesehatan gigi dan mulut untuk mendeteksi karies atau kelainan rongga mulut sejak dini, serta pemeriksaan telinga untuk memastikan fungsi pendengaran yang baik sebagai penunjang proses belajar. Selain itu, tes ketajaman mata dan cek buta warna juga menjadi prioritas, mengingat pentingnya indera penglihatan yang optimal bagi siswa dalam membaca materi pelajaran dan beraktivitas sehari-hari di madrasah.

    Tidak hanya fokus pada indera, tim kesehatan juga melakukan pengukuran tekanan darah dan tes gula darah kepada para siswa. Pemeriksaan parameter metabolik dan kardiovaskular ini sangat relevan di era modern di mana gaya hidup sedenter dan konsumsi makanan tidak sehat mulai mengintai usia remaja. Dengan mendeteksi potensi risiko seperti hipertensi atau gangguan metabolisme glukosa lebih awal, pihak sekolah dan orang tua dapat segera merancang intervensi pola hidup sehat yang tepat sebelum kondisi berkembang menjadi masalah kesehatan kronis di masa depan.

    Kepala Puskesmas Piyungan melalui drg. Galuida Winata T. Ivonna menyampaikan bahwa skrining ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. "Kami ingin memastikan setiap anak masuk ke kelas dengan kondisi fisik prima. Data hasil pemeriksaan ini akan kami rekap dan berikan umpan balik kepada wali kelas serta orang tua, sehingga penanganan atau rujukan bisa dilakukan secepatnya jika ditemukan indikasi abnormal," jelasnya. Pendekatan preventif ini sejalan dengan visi MTsN 7 Bantul sebagai madrasah yang peduli terhadap kesejahteraan holistik warganya.



    Kegiatan cek kesehatan yang melibatkan 192 siswa kelas VII ini berjalan lancar berkat koordinasi apik antara pihak madrasah, petugas UKS, dan tim medis Puskesmas Piyungan. Hasil pemeriksaan akan didokumentasikan dalam rekam kesehatan siswa dan menjadi dasar penyusunan program pembinaan kesehatan tahunan di MTsN 7 Bantul. Diharapkan, dengan fondasi kesehatan yang terjaga, para siswa baru dapat menempuh pendidikan dengan semangat tinggi, konsentrasi penuh, dan mampu meraih prestasi akademik maupun non-akademik tanpa terkendala masalah kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah.(DWS)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728