Puskesmas Piyungan Gelar Skrining Kesehatan Komprehensif untuk 192 Siswa Baru MTsN 7 Bantul
Bantul (MTsN 7 Bantul) – Dalam upaya menjamin kesehatan optimal bagi peserta didik baru, Puskesmas Piyungan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan massal yang menyasar seluruh siswa kelas VII (A-F) MTs Negeri 7 Bantul. Sebanyak 192 siswa mengikuti skrining ini secara tertib dan antusias di lingkungan madrasah pada hari yang telah dijadwalkan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh drg. Galuida Winata T. Ivonna bersama tim perawat puskesmas, menandai komitmen kuat sektor kesehatan dalam mendukung program sekolah sehat dan deteksi dini masalah kesehatan remaja di wilayah Kecamatan Piyungan.
Rangkaian
pemeriksaan yang dilakukan bersifat komprehensif dan mencakup aspek vital bagi
tumbuh kembang remaja. Tim medis dari Puskesmas Piyungan melakukan cek
kesehatan gigi dan mulut untuk mendeteksi karies atau kelainan rongga mulut
sejak dini, serta pemeriksaan telinga untuk memastikan fungsi pendengaran yang
baik sebagai penunjang proses belajar. Selain itu, tes ketajaman mata dan cek
buta warna juga menjadi prioritas, mengingat pentingnya indera penglihatan yang
optimal bagi siswa dalam membaca materi pelajaran dan beraktivitas sehari-hari
di madrasah.
Tidak
hanya fokus pada indera, tim kesehatan juga melakukan pengukuran tekanan darah
dan tes gula darah kepada para siswa. Pemeriksaan parameter metabolik dan
kardiovaskular ini sangat relevan di era modern di mana gaya hidup sedenter dan
konsumsi makanan tidak sehat mulai mengintai usia remaja. Dengan mendeteksi
potensi risiko seperti hipertensi atau gangguan metabolisme glukosa lebih awal,
pihak sekolah dan orang tua dapat segera merancang intervensi pola hidup sehat
yang tepat sebelum kondisi berkembang menjadi masalah kesehatan kronis di masa
depan.
Kepala Puskesmas Piyungan melalui drg. Galuida Winata T. Ivonna menyampaikan bahwa skrining ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. "Kami ingin memastikan setiap anak masuk ke kelas dengan kondisi fisik prima. Data hasil pemeriksaan ini akan kami rekap dan berikan umpan balik kepada wali kelas serta orang tua, sehingga penanganan atau rujukan bisa dilakukan secepatnya jika ditemukan indikasi abnormal," jelasnya. Pendekatan preventif ini sejalan dengan visi MTsN 7 Bantul sebagai madrasah yang peduli terhadap kesejahteraan holistik warganya.

.jpeg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar