Sosialisasi Adiwiyata MTsN 7 Bantul kepada Seluruh Murid Kelas VII, VIII, dan IX serta Pembentukan Kader Adiwiyata
Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTsN 7 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan madrasah peduli dan berbudaya lingkungan melalui kegiatan Sosialisasi Program Adiwiyata kepada seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX sekaligus pembentukan Kader Adiwiyata. Kegiatan ini dilaksanakan di Hall MTsN 7 Bantul pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya MTsN 7 Bantul dalam mempersiapkan diri menuju Adiwiyata
Nasional. Melalui sosialisasi tersebut, seluruh murid diberikan pemahaman
tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, menghemat air dan
energi, serta melestarikan keanekaragaman hayati di lingkungan madrasah.
Dalam
kegiatan ini, murid diperkenalkan dengan lima aspek utama Program Adiwiyata,
yaitu:
1. Kebersihan
dan Sanitasi. Murid diajak membiasakan perilaku hidup bersih, menjaga
kebersihan ruang kelas, toilet, halaman, dan seluruh lingkungan madrasah.
2. Pengelolaan
Sampah. Murid didorong untuk memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik
sekali pakai, mendaur ulang, serta memanfaatkan sampah menjadi produk yang
bermanfaat.
3. Konservasi
Air. Murid dibiasakan menggunakan air secara bijak, menutup keran setelah
digunakan, dan menjaga kebersihan sumber air.
4. Konservasi
Energi. Murid diajak menghemat listrik dengan mematikan lampu dan peralatan
listrik ketika tidak digunakan.
5. Keanekaragaman
Hayati. Murid didorong untuk merawat tanaman, melakukan penghijauan, serta
menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan di lingkungan madrasah.
Selain
sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam pembentukan Kader
Adiwiyata MTsN 7 Bantul. Kader Adiwiyata diharapkan menjadi pelopor, penggerak,
dan teladan bagi teman-temannya dalam membangun kebiasaan peduli lingkungan.
Para kader nantinya diharapkan turut mengajak warga madrasah untuk melaksanakan
berbagai kegiatan lingkungan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pembentukan
kader ini menjadi penting karena keberhasilan Program Adiwiyata tidak hanya
bergantung pada kebijakan madrasah, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh
warga madrasah, terutama murid. Dengan adanya kader, gerakan peduli lingkungan
diharapkan semakin terarah dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kepala
MTsN 7 Bantul, Hidayat, terus mendorong penguatan budaya peduli lingkungan
sebagai bian dari pembentukan karakter murid. Melalui program ini, madrasah
berupaya menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong
royong.
Program
Adiwiyata juga selaras dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan manusia untuk
menjaga bumi dan tidak melakukan kerusakan lingkungan. Dengan demikian,
kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar kewajiban menjaga kebersihan,
melainkan juga wujud rasa syukur dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di
bumi.
Melalui sosialisasi dan pembentukan Kader Adiwiyata ini, MTsN 7 Bantul berharap seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX dapat mengambil peran nyata dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan berkelanjutan.(isnan)



Tidak ada komentar
Posting Komentar