Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Sosialisasi Adiwiyata MTsN 7 Bantul kepada Seluruh Murid Kelas VII, VIII, dan IX serta Pembentukan Kader Adiwiyata

    Bantul (MTsN 7 Bantul) - MTsN 7 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan madrasah peduli dan berbudaya lingkungan melalui kegiatan Sosialisasi Program Adiwiyata kepada seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX sekaligus pembentukan Kader Adiwiyata. Kegiatan ini dilaksanakan di Hall MTsN 7 Bantul pada Jumat, 16 Oktober 2026.



    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MTsN 7 Bantul dalam mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Nasional. Melalui sosialisasi tersebut, seluruh murid diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, menghemat air dan energi, serta melestarikan keanekaragaman hayati di lingkungan madrasah.

    Dalam kegiatan ini, murid diperkenalkan dengan lima aspek utama Program Adiwiyata, yaitu:

    1. Kebersihan dan Sanitasi. Murid diajak membiasakan perilaku hidup bersih, menjaga kebersihan ruang kelas, toilet, halaman, dan seluruh lingkungan madrasah.

    2. Pengelolaan Sampah. Murid didorong untuk memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendaur ulang, serta memanfaatkan sampah menjadi produk yang bermanfaat.

    3. Konservasi Air. Murid dibiasakan menggunakan air secara bijak, menutup keran setelah digunakan, dan menjaga kebersihan sumber air.

    4. Konservasi Energi. Murid diajak menghemat listrik dengan mematikan lampu dan peralatan listrik ketika tidak digunakan.

    5. Keanekaragaman Hayati. Murid didorong untuk merawat tanaman, melakukan penghijauan, serta menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan di lingkungan madrasah.

    Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam pembentukan Kader Adiwiyata MTsN 7 Bantul. Kader Adiwiyata diharapkan menjadi pelopor, penggerak, dan teladan bagi teman-temannya dalam membangun kebiasaan peduli lingkungan. Para kader nantinya diharapkan turut mengajak warga madrasah untuk melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan secara konsisten dan berkelanjutan.

    Pembentukan kader ini menjadi penting karena keberhasilan Program Adiwiyata tidak hanya bergantung pada kebijakan madrasah, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh warga madrasah, terutama murid. Dengan adanya kader, gerakan peduli lingkungan diharapkan semakin terarah dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Kepala MTsN 7 Bantul, Hidayat, terus mendorong penguatan budaya peduli lingkungan sebagai bian dari pembentukan karakter murid. Melalui program ini, madrasah berupaya menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong.

    Program Adiwiyata juga selaras dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan manusia untuk menjaga bumi dan tidak melakukan kerusakan lingkungan. Dengan demikian, kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar kewajiban menjaga kebersihan, melainkan juga wujud rasa syukur dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

    Melalui sosialisasi dan pembentukan Kader Adiwiyata ini, MTsN 7 Bantul berharap seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX dapat mengambil peran nyata dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan berkelanjutan.(isnan)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728